Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Dua Prajurit TNI Gugur Usai Dianiaya 20 Orang Tak Dikenal

Terbit 19 May 2021 06:45 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Dua Prajurit TNI Gugur Usai Dianiaya 20 Orang Tak Dikenal — Cianjur Update
GUGUR: Dua prajurit TNI dari Satgas Pamrahwan Yonif R 432 gugur setelah dianiaya 20 orang tak dikenal. (Foto: Internet)

Cianjur Update.COM, Papua – Dua prajurit TNI dari Satgas Pamrahwan Yonif R 432 gugur setelah dianiaya dan dirampas senjata apinya oleh 20 orang tak dikenal (OTK) pada Selasa, (18/5/2021).

Penyerangan terjadi di Distrik Dekai wilayah bandara, Kabupaten Yahukimo, Papua. Dua prajurit tersebut bernama Prada Aryudi dan Praka M Alif Nur.

Prajurit diserang saat sedang melaksanakan PAM pengamanan pembangunan tembok bandara Nop Goliat Dekai.

Iklan sevilage

Perampasan senjata api jenis SS2 milik prajurit dirampas oleh pelaku. Keduanya mengalami luka bacok di bagian kepala.

Jenazah kedua prajurit saat ini berada di RSUD Dekai dan segera dievakuasi ke Jayapura.

Baca Juga
Truk Bawa Alat Berat Tabrak Pick-up di Cugenang, Dua Orang Meninggal Dunia
Berita · Berita terkait

Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri memastikan, aparat keamanan saat ini lebih siaga mengantisipasi aksi kekerasan di Yahukimo.

Apalagi kini para pelaku yang belum diketahui identitasnya itu memiliki senjata api.

“Kita akan melakukan pengejaran terhadap pelaku merampas dua senjata api yang dibawa oleh dua prajurit kita,” ujarnya.

Dua Prajurit TNI Dianiaya

Setelah insiden tersebut, kewaspadaan di wilayah itu oleh akan lebih ketat penjagaannya oleh aparat keamanan.

Baca Juga
Empat Orang Diamankan Polisi Terkait Dugaan Pungli Jalan Citiis Sukanagara, Diberi Pembinaan dan Peringatan Hukum
Berita · Berita terkait

“Tingkat kewaspadaan harus ditingkatkan karena sudah punya senjata api akan muncul kelompok baru lagi yang mengatasnamankan Kodap apa. Jadi perampasan senjata api ini menjustifikasi bahwa dirinya ada di situ,” paparnya.

Fakhiri segera berkoordinasi dengan Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, untuk mengejar pelaku.

Namun demikian, aparat keamanan tidak akan gegabah dalam mengejar pelaku. Ia tidak ingin personel yang melakukan pengejaran lengah.

“Kejadian ini cukup cepat di ujung Bandara Dekai, cukup jauh dari titik kota. Dengan kejadian di situ saya sudah minta harus diwaspadai, sehingga semua teman-teman (personel) di titik rawan harus ekstra hati-hati dalam membawa senjata api, sebab itulah yang dicari oleh kelompok ini,” tuturnya.

Baca Juga
Petugas Balai dan Volunteer Diduga Dianiaya Oknum Basecamp Gunung Gede, Polisi Masih Tunggu Laporan Korban
Berita · Berita terkait

Danrem 172 PWY, Brigjen TNI Izak Pangemanan juga menegaskan ada dua anggota TNI yang gugur.

“Iya benar ada dua anggota Satgas TNI AD Pam Rahwan dari Yonif 432 Makassar gugur dibacok orang tidak dikenal,” kata Izak saat dikonfirmasi melalui telepon seluler.

Saat ini pihak berwajib masih melakukan pendalaman untuk mengetahui keterkaitan para pelaku penyerangan dengan beberapa rangkaian kejadian sebelumnya di Dekai.

“Kami masih dalami, dan kami belum bisa simpulkan apakah pelaku ini orang yang sama dengan kasus yang menewaskan anggota KPU pada 2020 silam,” tandasnya.(ct7/sis)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{