Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Dokter Reisa Broto: Dexamethasone Bukan Penangkal Corona!

Terbit 19 Jun 2020 11:37 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Dokter Reisa Broto: Dexamethasone Bukan Penangkal Corona! — Cianjur Update
Dexamethasone. Foto: Beritasatu

– Beberapa waktu lalu, Badan Kesehatan Dunia atau WHO merilis yang merekomendasikan penggunaan obat Dexamethasone untuk penanganan Covid-19, karena dinilai efektif dan bermanfaat pada kasus berat Corona.

Meski begitu, masyarakat perlu mengerti bahwa obat tersebut bukanlah penangkal Corona, dan hanya merupakan kombinasi obat-obatan. Hal ini disampaikan langsung Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Dokter Reisa Broto.

“Obat ini tidak memiliki khasiat pencegahan. Ini bukan penangkal Covid-19, ini bukan vaksin,” ujarnya, Jumat (19/6).

Iklan sevilage

Dokter Reisa Broto menuturkan, Dexamethasone merupakan obat golongan kortikosteroid. Obat ini bekerja dengan cara mengurangi peradangan, dan menurunkan sistem kekebalan tubuh. Sama seperti steroid yang dihasilkan oleh tubuh secara alami.

Baca Juga
FBI DPC Cianjur Salurkan Air Bersih, Bantu Warga Terdampak Kekeringan di Cibeber
Berita · Berita terkait

Dokter Reisa juga menambahkan pengguna yang telah mengonsumsi
Dexamethasone untuk jangka panjang, tidak boleh dihentikan secara tiba-tiba. Pengguna harus menurunkan dosis secara bertahap, dan melakukan konsultasi dengan dokter.

“Penderita yang telah mengkonsumsi untuk jangka panjang, tidak boleh menghentikan konsumsi obat secara tiba-tiba, tanpa sepengetahuan dokter. Penggunaan untuk jangka panjang juga ada efek sampingnya,” tambahnya.

Harus Konsultasi Terlebih Dahulu

Setelah direkomendasikan WHO, tentu saja obat ini mulai dicari masyarakat. Terlebih obat ini cukup terjangkau. Namun penggunaan wajib melalui konsultasi dokter, agar tidak menimbulkan efek samping dari obat tersebut.

“Selalu konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum menggunakan obat ini, agar tidak terjadi efek samping. Terutama, bila memiliki alergi pada makanan, obat, maupun bahan lain yang terkandung didalamnya,” jelas Dokter Reisa.

Baca Juga
Honda Beat Karyawan PNM Mekaar di Cianjur Dicuri, Aksinya Terekam CCTV
Berita · Berita terkait

Penggunaan obat ini juga tidak boleh sembarangan. Beberapa faktor harus diperhatikan terutama faktor usia. “Karena dosis dan lama penggunaan diberikan berdasarkan usia, kondisi, dan reaksi pasien tersebut terhadap obat,” jelasnya.

Khusus Untuk Kasus Berat

Terkait dengan rekomendasi WHO, obat Dexamethasone lebih dianjurkan untuk pasien yang terkonfirmasi dengan sakit berat, kritis, membutuhkan ventilator dan bantuan pernafasan. Hal ini dikarenakan obat tersebut dapat mengurangi risiko kematian hingga 20-30 persen.

“Obat ini dianjurkan karena akan mengurangi jumlah kematian sebesar 20 sampai 30% dari kasus-kasus tersebut,” tandasnya.(ega/rez)

Sumber: Warta Kota

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{