Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Ditanya Luas Wilayah Cianjur Oleh Herman Suherman, Ramzi: Tinggal Searching

Terbit 25 Oct 2024 09:18 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Ditanya Luas Wilayah Cianjur Oleh Herman Suherman, Ramzi: Tinggal Searching — Cianjur Update
Sesi tanya jawab debat Pilkada Cianjur 2024 antara paslon 01 dan paslon 02. (Foto: YouTube/KPU TV Cianjur)

Dalam debat perdana Pilkada Cianjur 2024, paslon nomor 01, Herman Suherman-H. Ibang, mempertanyakan pemahaman detail terkait luas wilayah Cianjur kepada paslon nomor 02, dr Wahyu-Ramzi.

Pertanyaan tersebut menyoroti pentingnya pengetahuan data kepemimpinan di kabupaten yang memiliki wilayah luas ini.

Herman Suherman mengajukan pertanyaan langsung mengenai luas, jumlah kecamatan, desa, serta BUMDes yang aktif di Kabupaten Cianjur.

Iklan sevilage

“Kabupaten Cianjur itu terluas kedua di Pulau Jawa. Kita harus tahu wilayahnya secara detail,” ujar Herman.

Pertanyaan ini dilontarkan untuk menilai kesiapan paslon 02 dalam memahami wilayah Cianjur.

Baca Juga
Lutung Jawa Diduga Tertabrak di Ciranjang, Polres Cianjur Serahkan ke BKSDA Jabar untuk Rehabilitasi
Berita · Berita terkait

Ramzi, pasangan dr Wahyu, merespons dengan menyatakan bahwa informasi mengenai data wilayah tersebut dapat dengan mudah diperoleh melalui pencarian daring.

“Kondisi sekarang itu, digitalisasi keterbukaan informasi dan lain-lain itu bisa dicari lewat apa yang kita inginkan, tinggal search di Google, mau cari apa? mau cari apa pak haji?” ujar Ramzi.

Ramzi mengatakan, pemimpin masa depan harus ‘mainnya harus jauh. Ia menyebut, soal luas wilayah dan lain sebagainya bisa langsung tanya google.

“Jadi idealnya saya tidak menjawab pertanyaan itu, kalau dijawab sama dengan meragukan generasi muda untuk memimpin,” tegas Ramzi.

Baca Juga
Tega! Ditinggal Istri ke Luar Negeri, Ayah di Pacet Tega Perkosa Anak Kandung Selama Setahun
Berita · Berita terkait

dr Wahyu menambahkan bahwa kemampuan hafalan data seperti jumlah desa dan kecamatan seharusnya tidak menjadi fokus seorang pemimpin.

Ia pun menyinggung soal latar belakang pendidikannya sebagai dokter yang sudah andal dalam menghafal.

“Tapi dalam hal ini bupati kerjanya bukan menghafal, tetapi berpikir, melakukan dan memiliki kemauan untuk memajukan kesejahteraan. Menghafal mah itu SD SMP SMA,” ucap dr Wahyu.

Menanggapi jawaban tersebut, Herman Suherman menekankan bahwa pemahaman mendalam terhadap wilayah tetap diperlukan untuk memastikan kebijakan yang tepat.

Baca Juga
Pasien Panik, Babi Hutan Masuk Puskesmas Campaka Cianjur
Berita · Berita terkait

Ia mengkritik pandangan paslon 02 yang dianggapnya mengandalkan pencarian online.

“Seorang pemimpin itu jangan mencari pembenaran, apalagi Cianjur ini kabupaten terluas kedua di pulau jawa. Jangan mencari pembenaran, masa iya kita harus tiap hari searching google. Bagaimana kalau kita tidak paham ketika hendak membangun Cianjur,” ucap dia.

Pemimpin, menurut Herman, sangat wajib mengetahui jumlah desa, luas wilayah, termasuk jumlah RT yang ada di Cianjur.

“Saya memang sekolah bukan dokter, saya sekolah biasa-biasa saya sarjana muda bekerja di pemerintah Cianjur tapi pengalaman saya 36 tahun, dari staf sampai bupati, sejarah buat Cianjur, 32 kecamatan menang semua,” ucap dia.

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{