Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Disiksa Ibu Tiri, Anak Kelas 1 SD di Cianjur Penuh Luka dan Sempat Tidur di Luar Rumah

Terbit 5 Mar 2024 07:04 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Disiksa Ibu Tiri, Anak Kelas 1 SD di Cianjur Penuh Luka dan Sempat Tidur di Luar Rumah — Cianjur Update
Disiksa Ibu Tiri, Anak Kelas 1 SD di Cianjur Penuh Luka dan Sempat Tidur di Luar Rumah (Foto: Istimewa)

CIANJURUPDATE.COM – Nasib malang menimpa anak berusia 7 tahun yang disiksa saat tinggal bersama ibu tiri berinisial R di Desa Peteuycondong, Kecamatan Cibeber, Cianjur selama kurang lebih tujuh bulan.

Akibat siksaan yang terus mendera, korban pun dipulangkan ke ibu kandung dan ayah sambungnya di Kecamatan Cijati, Cianjur selatan.

Dari video yang diterima Cianjur Update, anak tersebut mendapat luka lebam di pipi kanan, luka goresan akibat didorong ke pagar di lengan kanan, dan mengaku dipukul dengan sapu di lengan kiri.

Iklan sevilage

Selain disiksa ibu tiri, anak itu pun mengaku sempat ditidurkan di luar rumah dan tidak diberi makan ketika lapar.

Baca Juga
Wujudkan Kemandirian Desa, Relawan Inspirasi Rumah Zakat Gencarkan Program Pemberdayaan di Sindangjaya
Berita · Berita terkait

Ayah sambung korban, Yuyud (35) menjelaskan, korban dipulangkan dari Cibeber ke Cijati pada Sabtu (3/3/2024) lalu.

“Ketika pulang dianterin kakaknya, anak itu cuma diturunkan di pinggir jalan,” ucap dia saat dihubungi Cianjur Update, Selasa (5/3/2024).

Yuyud menjelaskan, kejadian bermula ayah kandung korban berinisial U yang ternyata sudah menikah dengan R, pergi ke luar negeri untuk bekerja.

“Karena ayah kandungnya pergi lagi ke luar negeri, anak itu pun akhirnya tinggal sendiri sama ibu tirinya,” ucap dia.

Baca Juga
RS Edelweiss Cianjur Relaunch Prenatal Yoga, Kenalkan Hypnobirthing untuk Ibu Hamil
Berita · Berita terkait

Yuyud pun mengaku video tersebut direkam olehnya. Akan tetapi, pihaknya belum melaporkan kejadian tersebut karena masih musyawarah dengan ayah kandung korban.

“Ayah kandung korban bilang kalau bisa jadi anak itu nakal. Tapi, ibu tirinya masih saja menantang untuk lanjut ke jalur hukum,” ujar dia.

Korban pun hanya mendapatkan perawatan biasa dari puskesmas akibat luka atas siksaan ibu tirinya tersebut. Yuyud menyebut, jika melaporkan sekarang, saat divisum pun lukanya sudah hilang.

“Tetapi kedepannya kita akan menempuh jalur hukum bersama neneknya yang akan datang dari Jakarta,” kata dia.

Baca Juga
Seluruh Warga SMKN 1 Cianjur Peringati Hari Bersih-bersih Sedunia, Ratusan Kantong Sampah Terkumpul
Berita · Berita terkait

Ia pun menjelaskan, hingga kini korban masih merasakan sakit akibat siksaan dari ibu tirinya itu.

“Sekarang masih ngeluh sakit, kalau makan selalu bilang sakit ke ibunya,” ungkap dia.

Meskipun korban adalah anak sambungnya, Yuyud menjelaskan, tidak sepatutnya ia mendapatkan perlakuan tersebut. Ia pun berharap korban bisa mendapatkan keadilan.

“Semoga mudah-mudahan korban bisa mendapatkan keadilan, walaupun cuma ayah sambung, tapi saya nggak tega,” kata dia.

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{