Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Pendidikan

Disdikpora Cianjur Larang Guru Kelola Tabungan Siswa, Minta Fokus Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Terbit 3 Jul 2025 11:11 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Disdikpora Cianjur Larang Guru Kelola Tabungan Siswa, Minta Fokus Tingkatkan Kualitas Pendidikan — Cianjur Update
Kepala Disdikpora Kabupaten Cianjur, Ruhli Solehudin. (Foto: Rendi Irawan/cianjurupdate.com)

– Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur resmi mengeluarkan kebijakan baru yang melarang praktik menabung di sekolah untuk jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP). Disdikpora mengambil langkah ini dengan tujuan utama meringankan beban guru dari aktivitas di luar kegiatan belajar mengajar (KBM).

Aturan baru ini tertuang dalam surat edaran nomor B/400.3.1/44/Disdikpora/07/2025, yang terbit pada Selasa (01/07/2025). Surat edaran tersebut memuat tiga poin krusial yang menjadi landasan kebijakan ini, yaitu efisiensi pengelolaan keuangan, pemfokusan kegiatan belajar mengajar, dan pemberian kesempatan bagi siswa untuk belajar mengelola keuangan secara mandiri.

Kepala Disdikpora Kabupaten Cianjur, Ruhli Solehudin, menjelaskan esensi larangan ini bukan pada aktivitas menabungnya, melainkan pada mekanisme penitipan uang tabungan yang melibatkan guru atau sekolah.

Iklan sevilage

BACA JUGA: LSM Barak Gandeng Dinkes Cianjur Sosialisasi Pendidikan Pencegahan HIV/AIDS dan Narkoba ke Generasi Muda

Baca Juga
Srikandi PLN UP3 Cianjur Goes To School Hadir di SMKN 1 Sukaluyu Cianjur, Edukasi Kelistrikan dan Digitalisasi Layanan PLN
Pendidikan · Berita terkait

“Betul dikeluarkan surat edaran, larangan menabung di sekolah. Jadi yang dilarangnya ini bukan menabungnya, tapi menabung melalui guru atau pihak sekolah,” ujar Kepala Disdikpora Kabupaten Cianjur, Ruhli Solehudin, pada Kamis (03/07/2025).

Ruhli memaparkan, pengelolaan tabungan oleh guru atau sekolah sering kali menimbulkan kerumitan administrasi dan pengawasan. Dengan menghapus peran tersebut, Disdikpora berharap beban kerja guru dapat berkurang signifikan sehingga mereka bisa lebih fokus pada tugas inti, yaitu meningkatkan kualitas pembelajaran siswa.

“Jangan sampai guru disibukkan dengan hal administrasi. Kami ingin guru ini fokus mengajar meningkatkan kualitas pendidikan,” tegasnya.

BACA JUGA: Pendidikan Politik Partai Demokrat Cianjur Siapkan Kader Militan Menuju 2029

Baca Juga
Terangi Negeri dengan Semangat Pancasila, PLN UP3 Cianjur Hadirkan Listrik bagi Pesantren Nurul Hikmah
Pendidikan · Berita terkait

Lebih lanjut, Ruhli menambahkan, pihaknya sedang mencari alternatif untuk memfasilitasi siswa agar dapat menabung secara mandiri. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah menjalin kerja sama dengan perbankan untuk membuka program simpanan pelajar.

“Kemungkinan kita akan kerja sama dengan perbankan, membuka simpanan pelajar. Nanti teknisnya apakah siswa yang menabung langsung atau dari perbankan yang datang secara berkala ke setiap sekolah. Diharapkan dengan ini siswa bisa mengelola keuangan secara mandiri,” tutupnya.

Editor: Afsal Muhammad

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Rendy Irawan | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{