Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Dinas Sosial Cianjur Bantah Tudingan Penelantaran Anak di Panti Asuhan

Terbit 19 Mar 2024 11:59 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Dinas Sosial Cianjur Bantah Tudingan Penelantaran Anak di Panti Asuhan — Cianjur Update
Kantor dinas Sosial Kabupaten Cianjur. (foto: Hasan/cianjurupdate.com)

CIANJURUPDATE.COM – Menanggapi keluhan dari Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) mengenai bantuan anggaran, Dinas Sosial Kabupaten Cianjur melalui Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Dewi Pudjiastuti, menepis informasi tentang penelantaran anak di panti asuhan yang terdaftar di dinas tersebut.

Dewi menegaskan bahwa semua panti asuhan yang terdaftar telah menerima bantuan anggaran sebesar Rp. 10.000.000.

“Terdapat dua anak yang dititipkan ke LKS, dan itu berdasarkan kesanggupan ketua LKS tersebut.” jelas dia saat ditemui di kantornya pada Selasa (19/03/2024).

Iklan sevilage

Menurutnya, pemerintah Kabupaten Cianjur juga menyalurkan bantuan tahunan sebesar 10 juta rupiah kepada LKS.

Baca Juga
FBI DPC Cianjur Salurkan Air Bersih, Bantu Warga Terdampak Kekeringan di Cibeber
Berita · Berita terkait

Namun, menurut dia, untuk kebutuhan khusus LKS diharuskan untuk mengajukan proposal terlebih dahulu. Pencairan dana tersebut tidak dapat dilakukan secara langsung dan harus dianggarkan terlebih dahulu.

“Apabila ada kebutuhan khusus, harus diajukan melalui proposal. Jika anggarannya tersedia dan disetujui, maka akan dianggarkan dalam perubahan atau parsial,” ujar Dewi.

Lebih lanjut, dirinya menyatakan bahwa pemerintah daerah Cianjur saat ini belum memiliki rumah rehabilitasi sendiri.

“Oleh karena itu, anak-anak yang terlantar dan berisiko dititipkan ke LKS yang bersedia menampung mereka,” tutupnya.

Baca Juga
Honda Beat Karyawan PNM Mekaar di Cianjur Dicuri, Aksinya Terekam CCTV
Berita · Berita terkait

Sebelumnya, Dinas Sosial (Dinsos) Cianjur disebut menitipkan sejumlah anak yang terkena eksploitasi ke salah satu panti asuhan Cianjur tanpa memberikan bantuan uang tambahan yang cukup.

Menurut ketua panti asuhan tersebut, dirinya mengungkapkan bahwa meskipun menerima bantuan Rp10 juta per tahun dari Pemkab, jumlah tersebut tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan anak-anak  panti, apalagi dengan lonjakan harga sembako saat ini.

“Dapet bantuan dari Pemkab Rp10 juta per tahun tapi kalo untuk kebutuhan panti apalagi saat ini kebutuhan sembako pun naik dengan nominal segitu enggak mencukupi kebutuhan panti,” kata dia kepada Cianjur Update, Senin (18/3/2024).

Ia menyebut panti asuhannya merawat 24 anak yatim piatu dari berbagai tingkatan pendidikan.

Baca Juga
Kopi Nako Cianjur Bantah Stigma sebagai Tempat LGBT, Tegaskan Komitmen Jaga Kenyamanan dan Etika
Berita · Berita terkait

“Anak yatim piatu yang ada di Panti Asuhan ini sebanyak 24 orang dimulai dari TK, SD, SMP, dan SMA, terhimpun dari beberapa wilayah baik dari Cianjur ada yang dari Bekasi juga,” tambah dia.

Namun, tantangan terbesar mereka adalah kekurangan dana, terutama setelah Dinsos Cianjur menitipkan anak-anak tanpa memberikan bantuan uang yang memadai.

“Ada anak yang dititipin dari Dinsos karena bisa dibilang anak itu kena eksploitasi, dititip kesini tapi gak dikasih dana dan sebagainya,” ungkap dia.***

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Hasan Cacan | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{