Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Diduga Terlibat Praktik Perdukunan, Pelaku Pembacokan Gara-Gara Utang di Cianjur Sering Berutang Kopi

Terbit 16 Mar 2024 05:37 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Diduga Terlibat Praktik Perdukunan, Pelaku Pembacokan Gara-Gara Utang di Cianjur Sering Berutang Kopi — Cianjur Update
Rumah pelaku pembacokan gara-gara utang di Kecamatan Karangtengah, Cianjur. (Foto: Fauzi/cianjurupdate.com)

CIANJURUPDATE.COM – Surya (50), tersangka pembacokan yang merenggut nyawa Sopyan (45), seorang penagih utang di Kampung Babakan Bandung, Desa Hegarmanah, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, diduga terlibat dalam praktik perdukunan di rumahnya sehari-hari.

Praktik perdukunan di rumah Surya, lokasi yang sering dikunjungi oleh orang-orang dari luar Karangtengah, terutama untuk berobat atau penyembuhan orang sakit bahkan sampai penggandaan uang.

Menurut Daniel, salah satu tetangga pelaku yang juga pemilik warung dekat dengan rumah korban, rumah pelaku sering didatangi tamu dari luar kota seperti Bandung dan Jakarta.

Iklan sevilage

“Warung saya, yang berjarak beberapa meter dari rumah (Pelaku), kerap melihat banyak tamu dari luar kota yang datang, beberapa di antaranya hanya ingin berobat, terlihat dari plat nomor kendaraan luar daerah,” kata Daniel kepada wartawan pada Jumat (15/3/2024).

Baca Juga
FBI DPC Cianjur Salurkan Air Bersih, Bantu Warga Terdampak Kekeringan di Cibeber
Berita · Berita terkait

Para tamu itu, lanjut Daniel, selalu membeli amplop dan air mineral kemasan botol di warungnya sebelum bertamu ke rumah pak Sopyan.

“Banyak tamu membeli amplop dan air mineral ke warung saya sebelum bertamu ke rumah pak Sopyan,” ungkapnya.

Selama proses penggeledahan rumah pelaku oleh Kepolisian, ditemukan sejumlah barang sejenis jimat, kertas bertuliskan aksara kuno, dan beberapa lembar foto perempuan yang diduga kuat terlibat dalam praktik perdukunan atau pelet.

Baca Juga
Honda Beat Karyawan PNM Mekaar di Cianjur Dicuri, Aksinya Terekam CCTV
Berita · Berita terkait

“Pelaku dan beberapa tamunya juga sering melakukan ritual atau thawasulan di hari-hari tertentu sambil membakar kemenyan,” tambahnya.

Sosok pelaku dikenal sebagai orang yang tertutup dan jarang berkomunikasi dengan tetangga. Namun, pelaku sering berutang untuk membeli kopi dan makanan di warung.

“Sering berutang kopi dan makanan, bahkan bisa sampai ratusan ribu, dan itu dibayar setiap ada tamu yang datang ke rumahnya,” ucapnya.

Baca Juga
Kopi Nako Cianjur Bantah Stigma sebagai Tempat LGBT, Tegaskan Komitmen Jaga Kenyamanan dan Etika
Berita · Berita terkait

Bahkan, kata Daniel, keponakan korban, Nanang, sempat bercerita tentang kedatangannya ke rumah pelaku untuk menagih janji penggandaan uang yang dilakukan pelaku.

“Nanang sempat menyebut soal penggandaan uang, tapi tidak terlalu saya tanggapi, karena fokus melayani pembeli,” kata Daniel.

Sementara itu, Polres Cianjur masih melakukan penyelidikan mendalam terhadap tersangka pembacokan gara-gara utang tersebut.

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Hasan Cacan | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{