Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Diduga Ada Pemotongan Dana Bantuan Gempa Cianjur, Desa Cikahuripan Gekbrong Bantah Tuduhan

Terbit 3 Sep 2024 11:06 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Diduga Ada Pemotongan Dana Bantuan Gempa Cianjur, Desa Cikahuripan Gekbrong Bantah Tuduhan — Cianjur Update
Kantor Desa Cikahuripan, Kecamatan Gekbrong, Cianjur. (Foto: Istimewa)

CIANJURUPDATE.COM – Diduga ada pemotongan dana bantuan stimulan gempa sebesar Rp3.500.000 di Desa Cikahuripan, Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur.

Salah satu warga yang tidak ingin disebutkan namanya, mengungkapkan keprihatinannya pada Cianjur Update.

Ia menuduh adanya pemotongan dana bantuan gempa Cianjur tahap keempat di desanya dan meminta pihak berwenang untuk melakukan peninjauan.

Iklan sevilage

“Di desa kami sangat memprihatinkan, dana stimulan gempa tahap 4 dipangkas Rp 3.500.000, tolong ditinjau,” kata dia belum lama ini.

Menurutnya, pemotongan tersebut dilakukan oleh beberapa Ketua RT dengan alasan untuk menutupi biaya administrasi pencairan dana.

Baca Juga
KDM Tanggapi Tawuran Pelajar di Cilaku Cianjur, Siapkan Pembinaan Barak Militer
Berita · Berita terkait

“Ya, itu (dipotong) RT sama orang-orang desa. Katanya untuk mengurus ini itu,” ucap dia.

Menanggapi tuduhan tersebut, Kepala Desa Cikahuripan, H Tubagus Daud, menyatakan bahwa laporan semacam ini merupakan bagian dari dinamika sosial di masyarakat.

“Perbedaan pendapat antara yang pro dan kontra, serta adanya pihak yang mendapatkan bantuan dan yang tidak, adalah hal yang wajar,” jelasnya saat dihubungi melalui telepon pada Selasa (03/09/2024).

Namun, terkait tuduhan pemotongan dana, Tubagus Daud menyarankan untuk melakukan verifikasi langsung di lapangan.

Baca Juga
Soal Konflik Antarpelajar di Cianjur, Pemda Dorong Kolaborasi Semua Lini
Berita · Berita terkait

“Jika memang terbukti ada pegawai desa yang terlibat, kami akan mengambil tindakan tegas,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa informasi yang disampaikan oleh pelapor harus didasarkan pada fakta yang ada di lapangan.

Menurutnya, tidak ada pemotongan dana yang dilakukan oleh pihak desa.

Dana bantuan langsung disalurkan ke rekening masing-masing penerima manfaat (KPM) dan ditarik oleh mereka secara langsung.

Baca Juga
Kopi Nako Cianjur Bantah Stigma sebagai Tempat LGBT, Tegaskan Komitmen Jaga Kenyamanan dan Etika
Berita · Berita terkait

“Kecuali ada situasi di mana dana tersebut masuk ke desa dan kemudian jumlah yang diberikan kepada KPM tidak sesuai, barulah bisa dikatakan ada pemotongan. Namun, sejauh ini, tidak ada pemotongan atau pungutan apapun yang terjadi,” lanjutnya.

Selain itu, Tubagus Daud juga mengakui bahwa ada laporan mengenai pihak-pihak yang mengatasnamakan desa untuk melakukan pemotongan.

“Kami sedang menindaklanjuti laporan tersebut. Tapi perlu ditegaskan, dari pihak desa sendiri tidak ada tindakan pemotongan sama sekali,” pungkasnya.

Kasus ini masih dalam penelusuran lebih lanjut oleh pihak terkait untuk memastikan kebenarannya dan mengambil tindakan yang diperlukan jika ditemukan bukti pelanggaran.

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Hasan Cacan | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{