Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Debat Capres, Ganjar Pranowo Menegaskan Pentingnya Ekspresi Seni Meskipun Menyinggung Politik

Terbit 3 Feb 2024 16:27 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan

 – Dalam debat capres kelima yang digelar di JCC, Senayan, Jakarta, Minggu (4/2/2024), calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo, menyinggung soal pentas seni dari kelompok teater Butet Kartaredjasa yang diduga membuat resah pemerintah.

Menanggapi jawaban capres nomor urut 2, Prabowo Subianto soal pertanyaan komersialisasi budaya, Ganjar menyinggung perihal benturan budaya dengan birokrasi.

Ganjar menyebutkan, sebaliknya birokrat memberikan fasilitas kepada para pelaku seni. Dengan demikian, para pelaku seni akan bertumbuh dan proses kreatif berjalan.

Iklan sevilage

Baca Juga: Ganjar Pranowo Sebut Keresahan Tokoh dan Kampus Harus Jadi Catatan Pejabat

Baca Juga
Dukung Transportasi Ramah Lingkungan, PLN Siapkan Dukungan Kelistrikan untuk Pengembangan Becak Listrik di Cianjur
Berita · Berita terkait

“Kalaulah mereka kemudian berekspresi, pemerintah tidak perlu takut. Masa takut sama pentasnya Butet (Kertaredjasa),” ujar Ganjar.

Ganjar kemudian menyinggung kasus yang menimpa kelompok teater Butet Kartaredjasa yang diduga sempat mendapat intervensi karena menyinggung soal politik. Menurut Ganjar, pentas seni yang menyinggung politik boleh karena pemerintah perlu dikritisi.

“Kamu boleh lho pentas, tapi tidak usah ngomong politik,” ungkap Ganjar. “Enggak (tidak bisa). Pemerintah mesti dikritik, pemerintah mesti lebih waras dan dalam track dan biarkan mereka (pekerja seni), mengekpresikan dengan seni dan karakter dan budaya. Kita cukup fasilitasi, mereka yang kerjakan,” tambah Ganjar.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Janjikan Permudah Akses Pendidikan dan Kebudayaan Harus Dibangun Bersama

Baca Juga
Aksi Bupati dan Wakil Bupati Cianjur Sawer Rp2 Ribuan ke Pengayuh Becak Lansia Hingga Berdesakan Menuai Kritik Warganet
Berita · Berita terkait

Diberitakan sebelumnya, pergelaran pentas seni karya Butet Kartaredjasa dan Agus Noor disebut mendapatkan intimidasi dari kepolisian.

Pertunjukan teater bertajuk “Musuh Bebuyutan” itu digelar di Taman Ismail Marzuki, Menteng, Jakarta Pusat pada 1 Desember 2023 lalu.

Butet angkat bicara usai mementaskan pertunjukan teater pada Jumat lalu. Butet menyebutkan, ia diminta menandatangani surat pernyataan oleh polisi.

Menurut Butet, lewat pernyataan itu, ia harus berkomitmen tidak ada unsur politik di dalam pertunjukan teater itu.

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Eshar Rumi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{