Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Cuaca Dingin Beberapa Hari Terakhir, Ini Penjelasan Lapan

Terbit 6 Jul 2020 06:18 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Cuaca Dingin Beberapa Hari Terakhir, Ini Penjelasan Lapan — Cianjur Update

– Masyarakat yang tinggal di selatan khatulistiwa seperti Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, dan sebagian Sumatera pasti merasa cuaca lebih dingin beberapa hari terakhir ini. Terlebih suhu udara pada malam dan pagi hari.

Hal ini terjadi karena saat ini bumi sedang berada di titik terjauh dari matahari. Yakni sedang berada di titik Aphelion yang sempat terjadi pada Sabtu lalu (04/07/2020). Namun posisi bumi yang berada di titik terjauh dari matahari juga tidak memengaruhi panas yang diterima bumi.

Karena pada bulan Juli hingga Agustus mendatang nanti, posisi rotasi sumbu yang menghadap ke matahari di belahan utara. Ini menyebabkan suhu di belahan utara bumi lebih panas dibanding di selatan. Membuat angin bertiup dari belahan bumi selatan ke utara, yang disebut sebagai angin muson tenggara.

Baca Juga
Pastikan Pemakaian Listrik Tercatat, PLN Ajak Pelanggan Manfaatkan Hari Terakhir Swacam
Berita · Berita terkait
Iklan sevilage

Hal itu disampaikan oleh peneliti dari Pusat Sains Antartika Lembaga Penerbangan dan Antariksa (Lapan), Andi Pangerang. Ia mengatakan bahwa peristiwa Aphelion tidak memengaruhi kondisi cuaca di seluruh dunia.

“Jadi dampak signifikan dari Aphelion tidak ada. Nah, cuaca yang belakangan lebih dingin disebabkan oleh angin muson tenggara yang bertiup dari Australia ke Asia.” kata Andi, seperti dikutip dari Kompas, Senin (06/07/2020).

Pengaruh pola angin ini menyebabkan cuaca dingin di bagian selatan khatulistiwa. Khususnya di daerah Jawa, Bali, NTT, NTB, dan sebagian Sumatera di bagian selatan. Sedangkan cuaca di bagian utara bumi mengalami suhu udara panas.

Baca Juga
Kebakaran Alun-Alun Suryakencana, Seluruh Jalur Pendakian Gunung Gede Ditutup 5 Hari Mulai 7-11 Agustus 2026
Berita · Berita terkait

“Tetapi, untuk Indonesia di bagian utara (khatulistiwa), justru mengalami panas. Karena memang mengikuti bumi belahan utara yang suhunya lebih panas dibandingkan selatan,” jelasnya.

Bahkan biasanya Kota Kembang itu memiliki suhu paling dingin 20 derajat celsius kini menjadi 17 derajat cercius. Selain itu, daerah dengan dataran yang lebih tinggi seperti Lembang, Bandung, suhunya bisa mencapai 15 derajat celsius. Hal ini menunjukan penurunannya cukup signifikan, yakni mencapai 3-5 derajat celsius.(ct4/rez)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{