Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Nasional & Regional

Bupati Cianjur Siap Hilangkan Kapitalisasi Pendidikan, Biaya Study Tour Bisa Dimanfaatkan Untuk Sembako

Terbit 24 Feb 2025 07:05 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Bupati Cianjur Siap Hilangkan Kapitalisasi Pendidikan, Biaya Study Tour Bisa Dimanfaatkan Untuk Sembako — Cianjur Update
Bupati Cianjur dr Mohammad Wahyu dan Wakil Bupati Cianjur Ramzi saat berpidato di Pendopo Cianjur. (Foto: Instagram/prokopimcianjur)

– Bupati Cianjur, dr Mohammad Wahyu, menyatakan kesiapannya untuk menghapus kapitalisasi dalam dunia pendidikan dengan mengatur ulang kebijakan study tour di tingkat sekolah dasar hingga menengah pertama.

Biaya yang selama ini digunakan untuk kegiatan tersebut diharapkan dapat dialihkan ke kebutuhan lebih mendesak, seperti sembako atau biaya pendidikan bagi saudara kandung siswa.

Pernyataan ini disampaikan Wahyu pada Senin (24/2/2025) dalam sebuah keterangan resmi.

Iklan sevilage

Ia mengungkapkan bahwa kebijakan mengenai study tour untuk SMA dan SMK memang berada di bawah kewenangan provinsi, sebagaimana telah disampaikan oleh Gubernur Jawa Barat.

Baca Juga
Anggota DPRD Jabar Asep Suherman Lakukan Sosialisasi Pengawasan Anggaran di Cipanas Cianjur
Nasional & Regional · Berita terkait

Namun, untuk jenjang TK, SD, dan SMP, yang menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten, ia akan segera mengambil langkah konkret.

“Insya Allah saya langsung membuat aturan mengenai hal tersebut, sehingga orang tua bisa lebih tenang. Biaya ratusan ribu hingga jutaan rupiah yang sebelumnya dikeluarkan untuk study tour dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan yang lebih penting, seperti sembako atau biaya sekolah kakak maupun adiknya. Selain itu, orang tua tidak perlu berhutang hanya demi mengikuti kegiatan ini,” ujar Wahyu.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa aturan ini juga bertujuan untuk menghilangkan kekhawatiran para orang tua yang takut nilai anaknya akan terpengaruh jika tidak ikut serta dalam study tour.

Baca Juga
Pastikan Pengerjaan Sesuai Standar, Bupati Cianjur Monitoring Pengerjaan Jalan di Tanggeung
Nasional & Regional · Berita terkait

Ia menekankan bahwa kapitalisasi pendidikan di sekolah harus dihapuskan agar tidak membebani keluarga siswa.

“Piknik atau liburan lebih baik dilakukan bersama keluarga. Saya yakin orang tua tahu apa yang terbaik untuk anak-anaknya,” tambahnya.

Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan beban ekonomi orang tua dapat berkurang, sementara pendidikan tetap berjalan dengan prinsip keadilan dan kesejahteraan bagi semua pihak.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa kebijakan larangan study tour bagi sekolah bertujuan untuk meringankan beban ekonomi orang tua siswa.

Baca Juga
Serap Aspirasi Warga, Anggota DPRD Jabar Asep Suherman Gelar Reses di Pagelaran Cianjur
Nasional & Regional · Berita terkait

Dedi Mulyadi menyadari kebijakan ini menimbulkan kekecewaan bagi sejumlah siswa yang telah merencanakan study tour maupun kunjungan industri.

Namun, ia menegaskan bahwa kebijakan ini diambil demi kepentingan keluarga, terutama bagi orang tua dengan kondisi ekonomi pas-pasan.

“Saya tidak masalah dicaci maki. Saya ini orang tua, dan tindakan yang saya lakukan demi kebaikan semua. Tidak semua siswa berasal dari keluarga mampu. Banyak orang tua yang harus berhutang demi biaya study tour anaknya,” ujar Dedi Mulyadi.

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{