Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Bukan Fogging, Begini Cara Mencegah DBD yang Efektif Menurut Dinkes Cianjur

Terbit 4 Mar 2024 08:52 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Bukan Fogging, Begini Cara Mencegah DBD yang Efektif Menurut Dinkes Cianjur — Cianjur Update
Bukan Fogging, Begini Cara Mencegah DBD yang Efektif Menurut Dinkes Cianjur (Ilustrasi: Pexels.com)

CIANJURUPDATE.COM – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Cianjur dr Yusman Faisal menyebut fogging dan penyemprotan bukan cara mencegah Demam Berdarah Dengue (DBD) yang efektif.

Ia pun memaparkan sejumlah cara yang efektif untuk mencegah DBD. Mengingat, kasus DBD di Kabupaten Cianjur cukup tinggi dengan jumlah kematian sejak Januari 2024 adalah empat orang.

Menurut dr Yusman, banyak pihak meminta Dinkes Cianjur untuk melakukan penyemprotan dan fogging sebagai cara mencegah DBD. Tetapi, menurutnya itu tidak efektif.

Iklan sevilage

“Fogging itu tidak efektif, banyak sekali permintaan dan tidak bisa kita penuhi semua, apalagi fogging bisa memakan banyak anggaran. Yang harus dilakukan itu membunuh jentik nyamuk, kalau nyamuk dewasa itu malah akan mati sendiri,” tegas dr Yusman, Rabu (28/2/2024).

Baca Juga
Kopi Nako Cianjur Bantah Stigma sebagai Tempat LGBT, Tegaskan Komitmen Jaga Kenyamanan dan Etika
Berita · Berita terkait

Membunuh jentik nyamuk harus dilakukan tidak hanya oleh individu, warga perlu gotong royong untuk melakukan pencegah bersama.

“Bisa dengan menguras bak mandi, genangan, dan semua yang berair di lingkungan sekitar rumah, bisa juga pakai bubuk abate. Warga wajib gotong royong dan tidak bisa dilakukan oleh satu orang,” ucap dia.

Selain itu, dr Yusman menyarankan warga Cianjur yang terkena DBD wajib ditangani oleh tim medis dan mendatangi fasilitas kesehatan.

Baca Juga
Warganya Bahagia, Ketua RW 01 di Solokpandan Gelar Acara Gratis Jelang HUT RI ke-81
Berita · Berita terkait

“Disarankan warga Cianjur yang terkena DBD itu tidak mencari pengobatan sendiri. Kalau gejala seperti demam tiba-tiba tinggi, pendarahan itu wajib mendatangi faskes, seperti klinik, puskesmas, dan rumah sakit,” kata dia.

Sebelumnya, dr Yusman Faisal menjelaskan, pihaknya sudah memberikan imbauan dari hulu ke hilir tentang pencegahan DBD di lingkungan masyarakat.

“Kita sudah memberikan imbauan termasuk surat edaran bupati. Mulai dari kecamatan, desa sampai RT, semua pihak harus ikut melakukan pencegahan,” kata dia dihubungi Cianjur Update, Rabu (28/2/2024).

Baca Juga
HMI Cianjur Serap Aspirasi Warga, Kumpulkan Petisi Penolakan LGBT
Berita · Berita terkait

Sejak Januari hingga Februari 2024, setidaknya ada 300 kasus DBD di Cianjur yang tercatat di rumah sakit. Hal ini tidak biasa, kata dia, termasuk ke dalam tren yang sangat tinggi.

“Sekarang ini sudah 300 kasus di yang tercatat di rumah sakit. Ini termasuk tinggi, biasanya itu kasusnya cuma 70-80. Kalau sampai 300 dalam dua bulan, berarti sangat tinggi,” ujar dia.

 

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{