Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Bukan Bidan, Ternyata Istri yang Tewas Dibunuh Suami Adalah Perawat di Puskesmas Mande

Terbit 24 May 2021 10:34 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Bukan Bidan, Ternyata Istri yang Tewas Dibunuh Suami Adalah Perawat di Puskesmas Mande — Cianjur Update
KLARIFIKASI: Istri yang tewas dibunuh suaminya sendiri ternyata bukan seorang bidan, melainkan perawat berstatus ASN di Puskesmas Mande. (Foto: Afsal Muhammad/cianjurupdate.com)

CIANJURUPDATE.COM, Cianjur – Istri yang tewas dibunuh suaminya sendiri ternyata bukan seorang bidan, melainkan perawat berstatus ASN yang bertugas di Puskesmas Mande.

Sebelumnya, keterangan bahwa Imas Mulyani merupakan seorang bidan di Puskesmas Cikalongkulon didapatkan dari pihak keluarga.

Namun hal tersebut kemudian diklarifikasi oleh Konsultan Hukum Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cianjur, Lidya Indayani Umar.

Iklan sevilage

“Saya sudah koordinasi dengan Ketua IBI, ternyata Imas Mulyani bukan seorang bidan, tapi perawat di Puskesmas Mande,” ujar Lidya kepada Cianjur Update, Senin (24/5/2021).

Baca Juga
Tega! Ditinggal Istri ke Luar Negeri, Ayah di Pacet Tega Perkosa Anak Kandung Selama Setahun
Berita · Berita terkait

Sebelumnya diberitakan, Imas Mulyani tewas dibunuh suami sendiri yang bernama Kusnadi Jaelani (60) pada Senin (24/5/2021) pagi.

Kasus istri tewas dibunuh suami ini terjadi di Kampung Pasir Waru, Desa Mekarwangi, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur.

Hingga saat ini, suasana rumah duka masih diiringi tangis anak korban dan para masyarakat yang bertakziah.

Paman korban, Ahmad Saputra (51) menjelaskan, rumah tangga bidan Imas Mulyani dan Kusnaedi tengah diguncang permasalahan dan terancam pada perceraian.

Baca Juga
Pasien Panik, Babi Hutan Masuk Puskesmas Campaka Cianjur
Berita · Berita terkait

Korban sendiri merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) sedangkan suaminya tidak bekerja dan mengandalkan uang dari Imas.

“Sudah beberapa bulan pisah rumah, suaminya ngontrak tak jauh dari rumah. Bahkan biaya kontrakannya dibiayai istrinya,” ujar Ahmad kepada Cianjur Update, Senin (24/5/2021).

Beberapa bulan sebelumnya, pelaku sempat berkeliaran di sekitar rumah korban sambil menenteng celurit. Namun, celurit itu bisa diamankan warga dan diserahkan kepada polisi.

“Tapi, pelakunya tidak diproses. Kalau soal laporan saya tidak tahu,” sebutnya.

Baca Juga
120 Becak Listrik Bantuan Presiden Segera Disalurkan kepada Pembecak di Cianjur
Berita · Berita terkait

Akhirnya, pada Senin (24/5/2021) subuh, pelaku datang ke rumah korban dan langsung menusuk korban dengan pisau ketika sedang membereskan alat kesehatan.

“Ditusuk di sini (perut kiri). Setelah ditusuk sedikit diangkat pisaunya,” ungkap dia.

Pelaku langsung kabur dan dikejar warga. Karena takut dihakimi warga, Kusnaedi kabur ke Mapolsek Bojongpicung dan menyerahkan dirinya.

“Imas punya anak dua, yang satu kelas 6 SD dan satu lagi kelas 1 SMA. Mereka (Imas dan suaminya,red) sudah berumah tangga belasan tahun,” tandasnya.(afs/sis)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{