Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Besok! Tiga Ormas Besar Bakal Datangi Istana Presiden, Tapi Polisi Tak Beri Izin Aksi

Terbit 17 Dec 2020 08:17 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Besok! Tiga Ormas Besar Bakal Datangi Istana Presiden, Tapi Polisi Tak Beri Izin Aksi — Cianjur Update
AKSI: Tiga ormas besar direncanakan akan menggelar aksi di depan Istana Presiden untuk menuntut pembebasan Habib Rizieq Shihab tanpa syarat. (Foto: Istimewa)

CIANJURUPDATE.COM, Jakarta – Aliansi Nasional Anti-Komunis (ANAK) NKRI bakal menggelar demonstrasi di depan Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Jumat (18/12/2020) besok.

Tiga ormas besar termasuk ke dalam bagian aliansi ini, yakni Persaudaraan Alumni (PA) 212, Front Pembela Islam (FPI), dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama.

Dari informasi yang diperoleh dan sempat beredar di media sosial Twitter, ‘Aksi 1812’ itu diagendakan dengan sejumlah tuntutan.

Iklan sevilage

Pertama, meminta kasus penembakan terhadap enam anggota FPI diusut tuntas. Kedua, menuntut agar Pimpinan FPI Muhammad Rizieq Shihab dibebaskan tanpa syarat. Ketiga, meminta agar kriminalisasi ulama dan diskriminasi hukum dihentikan.

Baca Juga
Polisi Periksa Saksi Hingga Dalami Motif Dugaan Tawuran Antar Pelajar di Cianjur
Berita · Berita terkait

Informasi demonstrasi tersebut telah dibenarkan oleh Wakil Sekretaris Jenderal PA 212, Novel Bamukmin.

“Benar,” kata Novel melalui pesan tertulis, Kamis (17/12/2020).

Novel belum bisa memperkirakan jumlah massa yang akan hadir. Hanya saja, ia mengklaim rencana demonstrasi tersebut sudah didahului dengan surat pemberitahuan kepada pihak kepolisian.

Baca Juga
Relawan Geram, Kebakaran Gunung Gede Pangrango Disebut Kondusif, Datangi Kantor BBTNGGP
Berita · Berita terkait

“Seperti biasa hanya pemberitahuan. Aksi langsung di istana,” imbuhnya.

Aliansi ini sebelumnya juga turut berpartisipasi dalam demonstrasi menolak Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja, pada Oktober 2020 lalu.

Sementara itu, Polda Metro Jaya diketahui tidak mengeluarkan izin aksi 1812 yang dilakukan Anak NKRI. Rencananya aksi digelar di depan Istana Negara, Jakarta, Jumat 18 Desember 2020.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, tidak akan mengeluarkan STTP atau izin keramaian kepada peserta aksi yang akan menuntut pembebasan Habib Rizieq Shihab dan menyelesaikan kasus penembakan enam laskar FPI.

Baca Juga
Honda Beat Karyawan PNM Mekaar di Cianjur Dicuri, Aksinya Terekam CCTV
Berita · Berita terkait

“Kita akan lakukan operasi kemanusiaan dan tentunya tidak akan memberikan izin atau mengeluarkan STTP-nya,” ujar Yusri di Polda Metro Jaya, Kamis (17/12/2020).

Dia menegaskan aksi tersebut bisa menimbulkan kerumunan yang mengakibatkan timbulnya klaster baru penyebaran Covid-19.

“Sehingga guna menjaga masyarakat yang aman dan sehat, maka kami akan melakukan operasi kemanusiaan demi membubarkan kerumunan,” pungkasnya.(sis)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{