Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Bertambah, Korban Tewas Akibat Gempa di Bandung Ada Dua Orang

Terbit 20 Sep 2024 09:35 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Bertambah, Korban Tewas Akibat Gempa di Bandung Ada Dua Orang — Cianjur Update
Kerusakan akibat gempa bumi di Kabupaten Bandung. (Foto: Istimewa)

CIANJURUPDATE.COM — Jumlah korban tewas akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,0 yang mengguncang Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Rabu (18/9/2024) bertambah menjadi dua orang.

Korban terbaru adalah seorang anak berusia empat tahun, Fauzan, yang mengalami cedera parah di kepala akibat reruntuhan bangunan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, Uka Puji Utama, mengonfirmasi bahwa Fauzan meninggal dunia pada Kamis (19/9/2024) malam di Rumah Sakit Majalaya.

Iklan sevilage

Fauzan dan ibunya, yang juga terluka parah, merupakan warga Desa Cikembang, Kecamatan Kertasari.

Baca Juga
Bangun Harapan Pascakebakaran, Kolaborasi YBM PLN UP3 Cianjur dan YBM PLN UIP JBT Wujudkan Rumah Baru untuk Korban Kebakaran di Kecamatan Cibeber
Berita · Berita terkait

Sebelumnya, korban pertama adalah Nasywa Syaqira, seorang pelajar sekolah dasar dari Kecamatan Rancaekek.

Setelah gempa yang terjadi pada pukul 09.41 WIB itu, BPBD mencatat bahwa 5.732 rumah mengalami kerusakan, dengan rincian 722 rumah rusak berat dan 871 rumah rusak sedang.

Selain itu, sembilan fasilitas kesehatan, 74 sekolah, dan 113 tempat ibadah juga mengalami kerusakan.

Gempa yang terjadi pada kedalaman 10 kilometer ini tidak hanya menyebabkan dua orang tewas, tetapi juga mengakibatkan 139 warga mengalami luka-luka.

Baca Juga
Sumur Gali Milik RM Alam Sunda Nyaris Telan Korban, Pria di Cipanas Jatuh Hingga Alami Luka Serius
Berita · Berita terkait

Saat ini, ratusan warga terpaksa tidur di tenda pengungsian di Kampung Lapangsari, Desa Cibeureum, karena kekhawatiran akan gempa susulan.

Kerugian total akibat gempa ini diperkirakan mencapai Rp 429,6 miliar, dengan sekitar 21.709 warga terdampak.

Hingga kini, sekitar 710 warga masih mengungsi di tenda darurat.

Bupati Bandung, Dadang Supriatna, telah menetapkan status tanggap darurat selama dua pekan untuk menangani bencana ini.

Baca Juga
Pria Terindikasi ODGJ di Cilaku Tewas Diduga Gantung Diri
Berita · Berita terkait

Dengan status tersebut, pemerintah setempat akan segera menyalurkan bantuan bagi para korban.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Suharyanto, juga mengingatkan perlunya pendataan kebutuhan para korban secara cepat, termasuk kerusakan rumah, untuk memfasilitasi bantuan yang tepat sasaran.

Suharyanto menambahkan bahwa bantuan untuk rumah rusak berat akan mencapai Rp 60 juta, sementara rumah rusak sedang dan ringan masing-masing akan mendapatkan Rp 30 juta dan Rp 15 juta.

Metode ini diharapkan mencegah penyalahgunaan dana bantuan, sehingga pembangunan rumah dapat segera dilakukan.

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{