Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Beras Mahal Mencekik Warga, Pemkab Cianjur Siap Bagi-Bagi Beras Gratis 10 Kilogram Per Keluarga

Terbit 28 Feb 2024 09:29 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Beras Mahal Mencekik Warga, Pemkab Cianjur Siap Bagi-Bagi Beras Gratis 10 Kilogram Per Keluarga — Cianjur Update
Beras Mahal Mencekik Warga, Pemkab Cianjur Siap Bagi-Bagi Beras Gratis 10 Kilogram Per Keluarga (Foto: Afsal Muhammad/cianjurupdate.com)

CIANJURUPDATE.COM – Harga beras mahal yang semakin mencekik warga memaksa Pemerintah Kabupaten Cianjur mencari akal untuk mengatasinya.

Dua program yang siap dicanangkan, pertama beras murah, kedua bantuan beras, itu yang disampaikan Bupati Cianjur H Herman Suherman kepada Cianjur Update, Rabu (28/2/2024).

“Bantuan beras dilakukan ke desa-desa selama 6 bulan sebanyak 10 kilogram per keluarga,” kata Herman.

Iklan sevilage

Di atas kertas, hasil panen beras di Cianjur sangat tinggi, jadi lumbung padi terbesar ketiga di Jawa Barat. Tetapi, kenyataannya berbeda.

Baca Juga
RS Edelweiss Cianjur Relaunch Prenatal Yoga, Kenalkan Hypnobirthing untuk Ibu Hamil
Berita · Berita terkait

Hasil panen beras di Cianjur bisa mencapai 500 ribu ton. Dengan kebutuhan masyarakat sekitar 250 ribu ton beras. Meski tampak surplus, ada hal lain yang mengganggu ketahanan pangan di Cianjur.

“Kebanyakan beras dijual ke tengkulak luar dengan harga yang lebih tinggi. Meski berbeda Rp5 ribu, petani mau menjual beras ke pembeli yang menawar harga yang lebih tinggi,” ucap Herman.

Oleh karena itu, desa-desa akan siwajubkan membeli beras dari petani lokal. Gudang beras atau leuit dalam bahasa Sunda, wajib dimiliki masing-masing desa.

“Dengan begitu beras bisa dijual murah ke warga, desa kan nggak perlu menjual mahal-mahal,” kata Herman.

Baca Juga
Seluruh Warga SMKN 1 Cianjur Peringati Hari Bersih-bersih Sedunia, Ratusan Kantong Sampah Terkumpul
Berita · Berita terkait

Dampak harga beras yang mahal dialami semua sektor di Cianjur. Termasuk ekonomi, permintaan tinggi dan stok yang terbatas jadi faktor utama.

Mulai dari rumah tangga sampai pengusaha warung nasi perlu memutar otak untuk mengatasi masalah-masalah pangan ini.

“Semoga ini bisa membuat harga beras turun. Kita terapkan budaya nenek moyang Cianjur zaman dulu di zaman sekarang. Mereka selalu stok beras untuk menutupi masa paceklik,” tutup Herman.

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{