Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Pendidikan

Begini Tanggapan Mahasiswa Asal Cianjur yang Kuliah di Malaysia Soal Parodi Indonesia Raya

Terbit 3 Jan 2021 10:49 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Begini Tanggapan Mahasiswa Asal Cianjur yang Kuliah di Malaysia Soal Parodi Indonesia Raya — Cianjur Update
TEGAS: Salah seorang pelajar Cianjur yang menuntut ilmu di Malaysia berharap, agar pelaku pembuat parodi Lagu Indonesia Raya ditindak tegas. (Foto: Istimewa)

CIANJURUPDATE.COM, Cianjur – Salah seorang mahasiswa asal Cianjur yang berkuliah di Albukhary International University (AIU) Malaysia, Ayu Rachmi (20) menanggapi kasus parodi lagu Indonesia Raya yang viral di Indonesia dan Malaysia.

Rachmi yang juga anggota Badan Pengurus Harian (BPH) Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) AIU Malaysia ini mengatakan, hal semacam ini harus ditindak tegas. Baik pelakunya orang dewasa maupun anak-anak.

“Hal yang semacam ini tidak bisa jika dibiarkan begitu saja. Ini kan juga sasaran vandalisme terhadap simbol negara, lagu kebangsaanm dan juga lambang negara yang tidak sepatutnya dijadikan parodi,” tuturnya kepada , Minggu (4/1/2021).

Iklan sevilage

Ia pun menyayangkan tindakan pelaku yang mengatasnamakan Malaysia yang dapat merusak hubungan antara Indonesia dan negeri Jiran, Malaysia.

Baca Juga
Terangi Negeri dengan Semangat Pancasila, PLN UP3 Cianjur Hadirkan Listrik bagi Pesantren Nurul Hikmah
Pendidikan · Berita terkait

“Terlebih lagi pelaku mengatasnamakan negara tetangga yang bisa menimbulkan dampak negatif terhadap hubungan bilateral kedua negara ini,” jelas dia.

Rachmi mengatakan respon warga Malaysia dengan adanya kasus parodi lagu Indonesia Raya itu tidak ada yang berubah. Namun, ia sebagai mahasiswa Indonesia yang belajar di Malaysia terkejut ketika video mulai ramai diperbincangkan.

“Saya sebagai pelajar Indonesia di Malaysia yang awalnya kaget tak terima dan berharap pihak yang bertanggung jawab mengusutnya hingga tuntas, sekarang setelah pelaku berhasi terungkap mungkin lebih kepada rasa malu yang dirasakan ya,” kata dia.

Meski begitu, alumni SMPN 1 Cianjur ini mengatakan, warga Malaysia tidak sampai mengejek atau mendiskriminasi warga Indonesia dengan adanya kasus tersebut.

Baca Juga
Taklim Akbar Yayasan Syekh Ali Jaber Hadirkan Empat Ulama Internasional di Cianjur
Pendidikan · Berita terkait

“Alhamdulillah ya tidak sampai situ. Mungkin juga mereka ngerti kalau peran kita sendiri di sini menuntut ilmu. Sejauh ini tidak ada sikap offensive ataupun discriminative dari mereka terhadap kami, setelah adanya kabar ini,” ucap warga Warujajar, Cianjur ini.

Perempuan yang sempat belajar di Pondok Modern Assalam Putri Sukabumi ini berharap, pelaku bisa ditindak tegas sesuai Undang-Undang yang berlaku, mengingat usia pelaku yang masih di bawah umur.

“Tindakan tegas terhadap para pelaku ini diharapkan menjadi pelajaran berharga bagi seluruh warga Indonesia untuk lebih mencintai negaranya, menghormati sejarah, dan menjaga kerukunan antar negara. Semoga tidak terulang lagi, agar kerukunan dan keharmonisan kedua negara ini tetap terjaga,” tandasnya.(afs/sis)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{