Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Balai TNGGP Buka Suara Soal Isu Pendaki Meninggal di Gunung Gede Pangrango

Terbit 7 Jun 2025 13:41 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Balai TNGGP Buka Suara Soal Isu Pendaki Meninggal di Gunung Gede Pangrango — Cianjur Update
Cianjur Update Media

CIANJURUPDATE.COM – Sebuah video yang memperlihatkan seorang pendaki perempuan ditandu dengan tubuh terbungkus kain putih di jalur pendakian Gunung Gede Pangrango via Cibodas menjadi sorotan dan viral di berbagai platform media sosial. Banyak warganet yang berspekulasi bahwa kejadian tersebut adalah evakuasi pendaki yang meninggal dunia.

Namun, Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) dengan tegas membantah narasi tersebut, memastikan bahwa pendaki perempuan itu dievakuasi bukan karena meninggal, melainkan mengalami cedera keseleo dan hipotermia saat proses turun gunung.

Dalam rekaman video berdurasi 7 detik yang tersebar luas, tampak empat orang petugas menandu sesosok tubuh yang terselubung pembungkus berwarna putih.

Iklan sevilage

Di belakang mereka, beberapa pendaki lain terlihat mengikuti iring-iringan untuk turun. Beberapa unggahan di media sosial memang menyebutkan momen ini sebagai evakuasi pendaki yang telah meninggal dunia.

Baca Juga
Truk Tangki Air Tabrak Tiga Motor di Lingkar Selatan Cianjur, Tiga Orang Meninggal Dunia
Berita · Berita terkait

Agus Deni, Humas Balai Besar TNGGP, mengklarifikasi bahwa informasi yang beredar terkait narasi video tersebut adalah keliru. Ia menjelaskan bahwa petugas saat itu tengah mengevakuasi seorang pendaki perempuan yang mengalami keseleo ketika menuruni gunung.

“Tidak benar pendaki tersebut meninggal. Itu evakuasi pendaki yang keseleo. Tubuhnya ditutupi itu untuk mencegah hipotermia selama proses evakuasi,” kata dia pada Sabtu 7 Juni 2025.

Agus Deni merinci bahwa rombongan pendaki yang berjumlah empat orang ini memulai pendakian pada tanggal 2 Juni 2025 lalu. Namun, saat proses turun pada tanggal 3 Juni 2025, salah satu anggota rombongan bernama Puput mengalami cedera keseleo.

Baca Juga
Dramatis, Relawan Evakuasi Pendaki yang Alami Mati Rasa di Gunung Gede, Bobot Capai 140 Kilo
Berita · Berita terkait

Setibanya di kawasan Kandang Badak, pendaki tersebut tidak lagi sanggup melanjutkan perjalanan, sehingga rekan-rekannya segera meminta pertolongan dari tim evakuasi.

“Enam orang petugas langsung ke lokasi untuk evakuasi. Kondisinya memang mengalami keseleo dan kedinginan atau hipotermia,” imbuhnya.

Berita baiknya, pendaki tersebut kini telah pulih dan kembali ke rumahnya. “Kondisinya sudah sehat. Tidak meninggal,” tegas Agus.

Baca Juga
Disdikpora Cianjur Klarifikasi Status Dua Remaja Terduga Tawuran: Bukan Lagi Siswa SMP
Berita · Berita terkait

Agus Deni juga menambahkan bahwa selama sepekan terakhir, tercatat ada tiga kejadian pendaki mengalami hipotermia dan keseleo, baik saat proses pendakian maupun ketika turun.

“Sebelumnya ada dua kasus, ditambah yang viral itu. Faktornya karena kondisi fisik. Makanya kami imbau agar memastikan kondisi kesehatan dan fisik saat mendaki, sehingga tidak berakibat fatal,” pungkasnya.***

Editor: Dadan Suherman

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Rendy Irawan | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{