Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Nasional & Regional

Baharkam Polri dan Dua Kementerian Dorong Ketahanan Pangan Melalui Pengembangan Jagung

Terbit 18 Dec 2024 09:04 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Baharkam Polri dan Dua Kementerian Dorong Ketahanan Pangan Melalui Pengembangan Jagung — Cianjur Update
Polri bersama Kementerian Pertanian dan Desa kembangkan ketahanan pangan berbasis jagung. Program ini libatkan lahan perkebunan hingga dana desa 2025. (Foto: Rendi Irawan/cianjurupdate.com)

– Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam) Polri berkolaborasi dengan Kementerian Pertanian serta Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal.

Kerjasama ini berfokus pada program ketahanan pangan nasional berbasis komoditas jagung.

Kabaharkam Polri, Komjen Fadil Imran, menyebut ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah.

Iklan sevilage

“Polri hadir memanfaatkan lahan untuk mendukung pertanian dan mewujudkan ketahanan pangan,” ungkapnya usai Rakernis Baharkam Polri di Cianjur, Rabu (18/12/2024).

Jagung dipilih sebagai pilot project karena fleksibilitas dan potensinya untuk dikembangkan.

Baca Juga
Anggota DPRD Jabar Asep Suherman Dorong Percepatan Pembangunan yang Selaras Anggaran Daerah
Nasional & Regional · Berita terkait

“Jagung bisa ditanam di lahan perkebunan, termasuk di antara kebun karet,” jelasnya.

Baharkam Polri juga melibatkan seluruh jajaran hingga tingkat Polda dan Polres untuk mendukung implementasi program ini.

Para personel Polri akan mendapatkan pelatihan khusus, mulai dari tahap penanaman hingga panen.

“Hasil pelatihan akan direplikasi di masing-masing daerah,” tambahnya.

Baca Juga
Anggaran MBG Akan Dipangkas, Waka BGN: Angka Pastinya Menyusul
Nasional & Regional · Berita terkait

Desa Jamali, Kecamatan Mande, Cianjur, menjadi lokasi percontohan awal untuk proyek ini.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menyebut kolaborasi ini sebagai langkah inovatif.

“Keterlibatan Polri sangat luar biasa, terutama dalam pengawasan distribusi pupuk dan alat pertanian,” katanya.

Ia berharap langkah ini mencegah penyalahgunaan bantuan dan kasus pupuk palsu.

Baca Juga
Menaker Tekankan Transformasi Balai K3 Jadi Pusat Pengelolaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Nasional & Regional · Berita terkait

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, menggarisbawahi pentingnya pengawasan dana desa yang dialokasikan untuk sektor pertanian.

“Dana ini akan ditingkatkan di 2025, sehingga harus diawasi ketat,” ujarnya.

Kolaborasi lintas sektor ini menjadi harapan besar untuk mendorong ketahanan pangan nasional.

Dengan pengembangan jagung sebagai fokus, langkah ini diharapkan menciptakan dampak positif bagi petani dan masyarakat luas.

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Rendy Irawan | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{