Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Awas Penipuan! Ngaku Om, Ditanya Nama Gak Jawab, Malah Minta Uang

Terbit 9 Mar 2020 05:01 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan

CIANJURUPDATE.COM, Cianjur – Penipuan dengan menggunakan telepon masih marak terjadi. Kali ini seorang warga Desa Limbangansari Kecamatan Cianjur, Esa (19), nyaris jadi korbannya.

Minggu (8/3/2020) siang, ia mendapat telpon langsung dari seorang yang tidak dikenal. Saat ditanya siapa, orang itu mengaku sebagai om-nya.

Singkat cerita ia percaya saja karena dia pikir orang itu merupakan rekan kerjanya. Si penelpon bercerita mengenai keadaannya, dia mengatakan bahwa dirinya sedang ditilang dan meminta bantuannya.

Iklan sevilage

“Pertama ada telepon, bilangnya om, kurang yakin sih cuman saya kira rekan kerja saya. Dia cerita kena tilang sedang ditahan di Polres minta saya bohong sama polisi kalau surat-surat motornya ada,” kata dia kepada Cianjur Update, Minggu (8/3/2020).

Baca Juga
Serap Aspirasi Warga, Fraksi Golkar Cianjur Minta Pemkab Realisasikan Hasil Reses
Berita · Berita terkait

Setelah itu ponsel si penelpon beralih ke tangan seseoranf yang mengaku polisi. Si penipu yang tidak menyebutkan namanya itu langsung bertanya pada Esa dengan gaya yang baik selayaknya polisi. Dia bertanya mengenai identitas dan keterangannya, mengenai surat-surat motor omnya.

Si penipu mengatakan om-nya ditilang karena tidak membawa surat-surat. Om-nya harus membayar denda sebesar Rp1,2 juta, namun saat ini si om tidak dapat keluar Polres dengan alasan keamanan.

“Iya setelah bohong surat-surat, saya kira sudah selesai ternyata saya masih harus menolong soal pembayarannya. Polisi bilang silahkan cari solusi atau om saya akan di pindahkan ke Polda” ucapnya.

Baca Juga
Viral Jukir Liar Pungut Uang dan Larang Wisatawan Asing ke Cibodas, Bupati Cianjur Instruksikan Penindakan
Berita · Berita terkait

Tidak hanya itu ada banyak kejanggalan yang membuatnya curiga. Mulai dari perkataan polisi yang memintanya untuk tidak melaporkan hal ini pada orang tua, dan mengenai nama si om yang tak pernah dijawab setiap ditanyai.

“Setiap saya tanya nama om siapa, mereka selalu jawab ‘masa kamu gak save’. Loh ini kan om-nya kamu, masa tidak tahu” tuturnya menirukan si penipu.

Malah Minta Uang

Semakin jauh percakapan, si penipu semakin mendesak Esa untuk membantu. Hingga akhirnya mereka meminta Esa menalangi pembayaran denda sebesar Rp 800.000.

Baca Juga
Perkuat Kemitraan Antar Koperasi, Dekopinda Cianjur Temu Bisnis Pengusaha dan Lembaga Keuangan
Berita · Berita terkait

Karena merasa aneh akhirnya Esa menolak melakukan pembayaran. Namun penipu yang mengaku polisi mengatakan akan mengirim tim ke rumahnya dan Esa harus siap bersaksi di kepolisian.

“Saya tidak mau bayar, tapi mereka katanya mau datang ke rumah saya. Akhirnya saya bilang bukan urusan saya dan saya tutup telponnya”, pungkasnya.

Dari kejadian itu, masyarakat diimbau agar tidak panik dan selalu waspasa ketika menerima telpon dari orang tak dikenal. Seban itu bisa jadi penipuan. Apalagi kalau sudah mencurigakan dan meminta uang.(ct2/rez)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{