Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Ajak Salaman, Warga di Takokak Malah Dianiaya Oknum RT

Terbit 28 May 2020 04:19 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan

CIANJURUPDATE.COM, Takokak – Sohibul Wafa, warga Kampung Cibuluh, Desa Waringinsari, Kecamatan Takokak, Kabupaten Cianjur menjadi korban penganiayaan oknum ketua RT berinisial E. Peristiwa itu terjadi pada hari minggu tanggal Minggu (24/5/2020) sekitar jam 08:00 WIB.

Penganiayaan bermula ketika korban bertemu dan terlapor bertemu usai salat Idul Fitri. Korban mengajak bersalaman, tapi pelaku menolak bahkan langsung menginjak kaki korban. Ia pun langsung pulang ke rumahnya.

Ketika korban pulang menuju ke rumahnya, ia dijegal di depan rumah salah seorang warga. Di situlah pelaku melakukan pemukulan sebanyak beberapa kali. Satu mengenai pipi sebelah kiri dan empat pukulan berhasil ditangkis.

Baca Juga
Terhimpit Rencana Agrowisata, Warga Ciseureuh Batulawang Cemas Kehilangan Tempat Tinggal dan Masa Depan Anak
Berita · Berita terkait
Iklan sevilage

Ia pun memgalami luka memar dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Takokak untuk pengusutan lebih lanjut. Saat diwawancara, Sohibul bercerita tak tahu apa permasalahan hingga ia dianiaya oknum ketua RT.

“Kalau untuk permasalahan awal saya kurang paham, mungkin dia kurang suka dengan tingkah atau perilaku saya,” paparnya kepada Cianjur Update, Kamis (28/52020).

Sohibul menilai, apa yang dilakukan oknum ketua RT itu tidaklah etis. Menurutnya, jika ada permasalahan bisa diselesaikan baik-baik tanpa harus kekerasan.

Baca Juga
FBI DPC Cianjur Salurkan Air Bersih, Bantu Warga Terdampak Kekeringan di Cibeber
Berita · Berita terkait

“Dulu gak tau buntut dari apa saya lupa , yang pasti kurang etis ketika seorang ketua RT seperti itu. Kalau ada permasalahan kita selesaikan,” tambahnya.

Mulanya, korban akan menyelesaikan kasus tersebut secara kekeluargaan. Namun terlapor malah menantang, hingga akhirnya jalur hukum menjadi pilihan.

“Disebabkan jalur kekeluargaan pihak terlapor tidak mau, saya terus lanjutkan di jalur hukum saja. Saya sudah mengajak di jalur kekeluargaan malah menantang,” tandasnya.(ct7/rez)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{