Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Wisatawan Nekat Lewat Jalur Puncak II Meski Tak Direkomendasikan, Alasannya?

Terbit 13 Apr 2024 08:43 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Wisatawan Nekat Lewat Jalur Puncak II Meski Tak Direkomendasikan, Alasannya? — Cianjur Update
Jalur Puncak II tidak layak untuk dijadikan jalur alternatif karena sempit. (foto: Rendi Irawan/cianjurupdate.com)

CIANJURUPDATE.COM – Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Cianjur tidak merekomendasikan Jalur Puncak II, Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, sebagai jalur alternatif saat libur Idul Fitri 1445 Hijriah.

Alasannya, jalur tersebut terbilang sempit dan tidak layak dilalui oleh kendaraan dalam jumlah besar.

Meskipun demikian, masih banyak pengendara roda dua dan empat yang nekat memilih jalur tersebut. Alasannya, Jalur Puncak II masih menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin berlibur atau mudik ke Cianjur.

Iklan sevilage

Baca Juga: Kemacetan Hingga 5 Kilometer di Jalur Puncak, Wisatawan Padati Jalanan di H+3 Lebaran

Baca Juga
Fraksi Golkar Cianjur Siap Kawal Dukung Visi-Misi Pemkab Lewat Dua Perda Baru
Berita · Berita terkait

Menurut Kasat Lantas Polres Cianjur, AKP Anjar Maulana, pihaknya telah melakukan survei dan menilai bahwa Jalur Puncak II tidak memenuhi standar untuk dijadikan jalur alternatif.

“Sudah kami survei, dan menurut penilaian kami, jalur tersebut tidak layak untuk dijadikan jalur alternatif. Jalannya sempit, dan jika ada dua kendaraan yang lewat dari arah berlawanan, salah satunya harus berhenti,” ujar Anjar, Selasa (26/3/2024).

Selain sempit, Anjar juga mengungkapkan bahwa beberapa titik di Jalur Puncak II, seperti di Cibe’et (perbatasan Cianjur-Bogor), rawan terjadi bencana longsor.

“Bukan hanya sempit, di beberapa titik seperti di Cibe’et juga rawan longsor,” tambah Anjar.

Baca Juga
Viral Jukir Liar Pungut Uang dan Larang Wisatawan Asing ke Cibodas, Bupati Cianjur Instruksikan Penindakan
Berita · Berita terkait

Baca Juga: Banjir Luapan Drainase di Jalan Raya Cimacan Cipanas Cianjur Buat Kendaraan Sulit Melintas

Oleh karena itu, Anjar mengimbau masyarakat, khususnya dari Cianjur, untuk tidak menggunakan Jalur Puncak II saat mudik. Ia menyarankan agar pemudik dari Cianjur menggunakan jalur alternatif lain, seperti melalui Sukabumi Kota.

“Kami sarankan untuk warga dari Cianjur maupun Jakarta untuk tidak menggunakan jalur alternatif Puncak II. Jalurnya sempit. Untuk pemudik dari Jakarta, sebaiknya melalui jalur alternatif Sukabumi Kota,” ucap Anjar.

Sementara itu, salah satu wisatawan asal Depok, Rizki Kurniawan, mengaku memilih Jalur Puncak II karena sepi dan tidak macet seperti jalur lainnya.

Baca Juga
Kebakaran Alun-Alun Suryakencana, Seluruh Jalur Pendakian Gunung Gede Ditutup 5 Hari Mulai 7-11 Agustus 2026
Berita · Berita terkait

“Saya pilih jalur Puncak II ini karena enak, tidak terlalu macet, dan jalurnya juga sudah lumayan bagus. Tapi memang agak sempit sih,” ujar Rizki, Sabtu (13/4/2024).

Rizki menambahkan bahwa ia selalu memilih Jalur Puncak II saat berlibur ke Cianjur. Menurutnya, jalur lain, terutama Jalur Puncak di wilayah Bogor, sering mengalami kemacetan dan buka tutup.

“Kalau saya sih setiap libur nasional juga sering lewat sini. Jadi, saat ini juga pasti lewat sini karena sudah tahu jalurnya. Sebab, jalur lainnya macet, apalagi Jalur Puncak di wilayah Bogornya buka tutup terus,” tandas Rizki.***

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Rendy Irawan | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{