Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Waspada di Usia Muda! Viral Pria 22 Tahun di Cianjur Mengidap Gagal Ginjal, Apa Penyebabnya?

Terbit 15 Jul 2024 07:30 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Waspada di Usia Muda! Viral Pria 22 Tahun di Cianjur Mengidap Gagal Ginjal, Apa Penyebabnya? — Cianjur Update
Pria asal Cianjur bernama Ridwan harus menjalani perawatan akibat gagal ginjal di usia muda yakni 22 tahun. (Foto: TikTok/ridwanfadhil_)

CIANJURUPDATE.COM – Kasus gagal ginjal pada usia muda semakin meningkat, salah satunya dialami oleh Ridwan Fadhil, pria berusia 22 tahun asal Cianjur yang aktif pengalamannya melalui media sosial TikTok.

Pria asal Cianjur itu harus menjalani cuci darah rutin selama dua tahun terakhir untuk menangani penyakit gagal ginjal di usia muda.

Akibat gagal ginjal yang dideritanya, pria asal Cianjur itu sudah melakukan cuci darah selama delapan kali selama dua tahun.

Iklan sevilage

“Minum obat-obatan juga itu ada yang ditanggung BPJS ada yang enggak. Kalau cuci darahnya ditanggung,” ujar Ridwan dilansir detikcom, Senin (15/7/2024).

Baca Juga
Cianjur Karate Championship 2026 Diikuti 1.327 Peserta, Juara Pertama Berpeluang Dapat Beasiswa
Berita · Berita terkait

Spesialis penyakit dalam, dr Tunggul D Situmorang, SpPD-KGH, menjelaskan bahwa penyakit ginjal tidak hanya dialami oleh orang tua, tetapi juga anak-anak dan orang muda.

Pada anak-anak, penyakit ini biasanya disebabkan oleh faktor genetik. Namun, pada orang muda, gaya hidup tidak sehat menjadi faktor utama.

“Konsumsi makanan tinggi gula, garam berlebih, junk food, dan kurang olahraga bisa meningkatkan risiko hipertensi dan diabetes yang merupakan faktor risiko gagal ginjal kronis,” jelas dr Tunggul.

Baca Juga
Cianjur Jadi Tuan Rumah Gema Tunas V PKBM dan SKB Jabar, Siap Tekan Angka Tidak Sekolah Capai 46 Ribu
Berita · Berita terkait

Gagal ginjal kronis adalah penyakit kompleks yang melibatkan banyak faktor risiko dan proses panjang.

Pada tahap awal, penyakit ini sering tidak menunjukkan gejala, sehingga banyak yang baru menyadari ketika ginjal sudah rusak parah.

“Ginjal itu punya sejuta nefron, sesudah yang jutaan itu rusak, baru kelihatan gejala umumnya. Sehingga, orang berpikir itu kejadiannya mendadak,” tambah dr Tunggul.

Penyakit ini sebenarnya bisa dicegah dan diperlambat perkembangannya melalui perbaikan gaya hidup.

Baca Juga
120 Becak Listrik Bantuan Presiden Segera Disalurkan kepada Pembecak di Cianjur
Berita · Berita terkait

Selain itu, dr Tunggul menyebutkan bahwa sistem kesehatan yang lebih baik dan fasilitas diagnostik yang lebih canggih juga berperan dalam meningkatnya deteksi kasus gagal ginjal pada usia muda.

“Dulu-dulu diagnostiknya untuk mencari orang sakit ginjal tidak selancar sekarang,” tandasnya.

Peningkatan kesadaran akan pentingnya gaya hidup sehat dan deteksi dini melalui fasilitas kesehatan dapat membantu menurunkan risiko gagal ginjal kronis pada generasi muda.

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{