Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Virus PMK, Apa Bisa Menyerang Ayam? Ini Penjelasannya

Terbit 9 Jun 2022 11:02 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Virus PMK, Apa Bisa Menyerang Ayam? Ini Penjelasannya — Cianjur Update
Apakah Virus PMK Bisa Menyerang Ayam? (Foto: Unsplash.com)

Cianjur Update, Cianjur – Setelah diberitakan 300 ekor ayam petelur milik warga Ciranjang mati dalam waktu seminggu, hal senada pun disampaikan oleh salah seorang warga Kecamatan Haurwangi.

Pemelihara ayam, Andika (19) warga Kampung Parungbitung Desa Kertamukti, Kecamatan Haurwangi, mengungkapkan, ayam pelung peliharaaannya mati bergeletakan.

“Ayam pelung milik Kakek saya mati 5, belum punya Paman saya, juga mati dan mengalami sakit atau muyung,” kata dia kepada wartawan, belum lama ini.

Iklan sevilage

Andika menambahkan, ayam pelung tersebut sudah di pelihara dari kecil.

Baca Juga
Cianjur Jadi Tuan Rumah Gema Tunas V PKBM dan SKB Jabar, Siap Tekan Angka Tidak Sekolah Capai 46 Ribu
Berita · Berita terkait

“Padahal suka di kasih makan dengan teratur dan sebelumnya juga ayam itu sehat tapi entah karena cuaca atau apa jadi mati mendadak,” pungkasnya.

Belum lama ini ramai diperbincangkan, Penyakit mulut dan kuku (PMK) tengah mewabah di Indonesia. Penyakit ini banyak menyerang hewan ternak mulai dari sapi, kerbau, kambing, domba, rusa, babi, unta dan beberapa jenis hewan liar seperti bison, antelope, jerapah dan gajah.

BACA JUGA: Ratusan Ayam Petelur Mati, Peternak Di Ciranjang Merugi 100 Juta

Apakah Virus PMK Bisa Menyerang Ayam?

Secara terpisah, Kordinator Tim Satgas Pengendalian PMK Universitas Diponegoro (UNDIP), drh. Dian Wahyu Harjanti, Ph.D, menuturkan, penyakit mulut dan kuku (PMK) adalah penyakit infeksi virus (family Picornaviridae) yang bersifat akut dan sangat menular pada hewan berkuku genap atau belah (cloven-hoofed).

Nama lain penyakit ini antara lain adalah Aphthae Epizootica (AE), foot and mouth disease (FMD). Virus PMK berukuran kecil (± 20 milimikron), tidak ber-amplop tanpa lapisan lemak dan memiliki capsid yang kuat sehingga virus ini sangat tahan terhadap desinfektan yang cara kerjanya melarutkan lemak.

Baca Juga
120 Becak Listrik Bantuan Presiden Segera Disalurkan kepada Pembecak di Cianjur
Berita · Berita terkait

“Berdasarkan sifat dan struktur virus tersebut tidak semua jenis desinfektan peka terhadap virus ini, dimana pada saat ini Kementerian Pertanian RI bekerjasama dengan Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) segera me-release SOP panduan pencegahan dan penanganan PMK termasuk jenis desinfektan yg direkomendasikan,” katanya, dikutip dari laman undip.ac.id.

Penyakit PMK ini tidak ditularkan ke manusia atau bukan penyakit zoonosis, sehingga yang menjadi fokus pemerintah saat ini adalah jangan sampai penyakit ini menyebar antar-ternak yang peka dan jangan sampai manusia menjadi perantara atau penyebar kepada hewan yang peka.

“Pada manusia sendiri, itu tidak menimbulkan penyakit, namun ada dampaknya pada hewan. Hewan yang peka terhadap PMK adalah sapi, kerbau, kambing, domba, rusa, babi, unta dan beberapa jenis hewan liar seperti bison, antelope, jerapah dan gajah,” ucap dia.(der)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{