Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

TKA China Masuk Lagi ke Indonesia dan Belum Punya Izin Kerja, Warganet Geram!

Terbit 5 Jul 2021 05:30 WIB · 2 menit dibaca
Bagikan
TKA China Masuk Lagi ke Indonesia dan Belum Punya Izin Kerja, Warganet Geram! — Cianjur Update
TKA: Puluhan TKA China masuk Indonesia di tengah pemberlakuan PPKM Darurat (Foto: Twitter)

CIANJURUPDATE.COM, Jakarta – Sebanyak 20 orang tenaga kerja asing (TKA) asal China kembali masuk ke Indonesia. Kali ini mereka masuk melalui Bandara Hasanudin, Sulawesi Selatan pada Sabtu (3/7/2021).

Namun ternyata, puluhan TKA China tersebut belum memiliki izin kerja di Indonesia. Hal tersebut merupakan hasil investigasi dari Dinas Tenaga Kerja Pemprov Sulsel.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulsel, Andi Darmawan Bintang mengatakan, puluhan tenaga kerja asing yang masuk ke Sulsel belum memiliki Izin Mempekerjakan Tenaga Asing (IMTA).

Iklan sevilage

Izin ini seharusnya dikeluarkan oleh pemerintah pusat atau kementerian.

“Berdasarkan hasil investigasi awal, belum didapat IMTA yang dikeluarkan pemerintah pusat untuk tenaga kerja asing,” ujar Darmawan melansir SuaraSulsel.id, Senin (5/7/2021).

Baca Juga
Pasien Panik, Babi Hutan Masuk Puskesmas Campaka Cianjur
Berita · Berita terkait

Ia menjelaskan, tenaga kerja asing ini adalah para pekerja PT Huadi Nikel di Kabupaten Bantaeng. Mereka sebenarnya sudah dikarantina di Jakarta, sebelum masuk ke Makassar.

“Sekarang kami memastikan bahwa mereka betul-betul mempunyai izin. Proses masuknya mereka bisa diterima menurut perundang-undangan yang berlaku,” tuturnya.

Bahkan, 20 orang kemarin itu adalah kelompok terbang yang ketiga kalinya. Sebelumnya, pada 29 Juni lalu sudah masuk sembilan orang dan pada 1 Juli ada 17 orang.

“Sudah tiga kali. Pada 3 Juli kemarin 20 orang. Totalnya, 46 orang,” tambahnya.

Ia mengaku, sudah memerintahkan Kepala UPT Pengawasan yang ada di Bulukumba, untuk segera berkoordinasi dengan Pemkab Bantaeng maupun PT Huadi Nikel. Saat ini, para pekerja itu sudah di Bantaeng.

Baca Juga
HMI Soroti Perbup Pilkades Serentak Cianjur yang Belum Terbit
Berita · Berita terkait

TKA China Masuk Lagi ke Indonesia

Disnaker Sulsel akan memastikan status pekerja dulu masuk ke sana. Jika memang memenuhi syarat, maka mereka bisa lanjut bekerja. Kalau tidak, tentu pihak imigrasi akan melakukan deportasi.

Pihaknya juga akan mengidentifikasi, apa saja tugas mereka di PT Huadi Nikel. Apalagi di masa pandemi seperti ini, pengawasan tenaga kerja dari luar perlu pengawasan ketat.

“Ini harus kita awasi betul, apalagi di masa pandemi seperti ini. Apakah pekerjaan mereka memang tidak ada tenaga kerja lokal yang bisa menggantikan tugas mereka,” jelasnya.

“Jadi kalau izinnya izin kunjungan, tapi dia bekerja, harus dideportasi,” tegasnya.

Sementara itu, TKA china masuk Indonesia di tengah PPKM Darurat menjadi trending di Twitter dan sudah dicuit lebih dari 25 ribut kali.

Baca Juga
Indonesia Tourism & MICE Outlook, Pengelola Kebun Raya Serukan Kolaborasi PPP Perkuat Pariwisata 2027
Berita · Berita terkait

“TKA china masuk. Pribumi dilockdown. Kebijakan macam apa ini. Pak Presiden Kapan Mundur,” ujar mulyanafahmy.

“Cara Selandia Baru, bagus sebagai contoh “Bersatu Melawan Covid”: Tutup pintu masuk orang asing, Lockdown dan Komunikasi efektif serta partisipasi masyarakat. Kalau Indonesia, kira2 kapan ya mau nutup masuknya TKA China dan turis India,” ucap Tifatul Sembiring.

“Rakyat sendiri di kerangkeng ga boleh kemana, TKA di kasih karpet merah. Sueeeeeeeeee!,” cuit Putri Pejuang.

“TKA China ini biasanya penjaminya LBP, dan skrng LBP yang diberikan wewenang memimpin PPKM, lalu kita mau percaya gimana dgn kondisi ambigu begini? 20 TKA China Masuk Sulsel, Kala PPKM Darurat Jawa-Bali,” ungkap Raja Purwa.(sis)

Sumber: Suara.com

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{