Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Terima Sembako Tak Layak, KPM Cibiuk Diduga Diintimidasi Agar Tidak Berpendapat

Terbit 17 Apr 2021 05:26 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Terima Sembako Tak Layak, KPM Cibiuk Diduga Diintimidasi Agar Tidak Berpendapat — Cianjur Update
Salah satu KPM saat diwawancara mengenai kualitas daging. Namun kini KPM tersebut memilih bungkam.

CIANJURUPDATE.COM, Ciranjang – Diduga terjadi intimidasi pada penyuplaian Program Bantuan Sembako di Desa Cibiuk, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur.

Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) diduga mendapat tekanan hingga intimidasi jika berani berpendapat mengenai kondisi sembako yang tidak layak.

Beberapa waktu yang lalu, para KPM di Desa Cibiuk sempat menerima daging ayam busuk dan beras.

Iklan sevilage

Dugaan intimidasi kepada KPM dari pihak penyuplai terlihat sejak narasumber yang semula diwawancarai Cianjur Update memilih bungkam enggan memberikan komentar.

Baca Juga
Cianjur Jadi Tuan Rumah Gema Tunas V PKBM dan SKB Jabar, Siap Tekan Angka Tidak Sekolah Capai 46 Ribu
Berita · Berita terkait

Saat dikunjungi pada Kamis (15/4/2021) banyak yang tidak mau menjelaskan terkait kelanjutan daging busuk dan beras berkutu yang diterima sebagian KPM.

Berbeda dengan beberapa waktu lalu ketika diwawancarai, warga tampak antusias hingga memperlihatkan daging yang sudah dimasak tetap bau busuk.

“Sudah aja pak, sudah selesai permasalahan ini. E-warong juga sudah mengganti daging yang busuk,” ujar NN, salah satu KPM yang diwawancara Cianjur Update, Kamis (15/4/2021).

Baca Juga
Polres Cianjur Amankan 4 Pemuda Diduga Hendak Balap Liar di Jalan Baru Cianjur-Jonggol
Berita · Berita terkait

Beda dengan sebelumnya, NN begitu koperatif saat diwawancara mengenai bantuan tersebut. Namun kini ia memilih irit bicara.

“Ini masalah mis komunikasi aja, jangan dibesar-besarkan,” ujarnya.

KPM lainnya berinisial UP menambahkan, adanya temuan beras berkutu dan daging busuk dikarenakan kelalaian dari pihak E-warong.

Selain itu ada pula miskomunikasi antara penyalur bantuan dan penerima bantuan.

Baca Juga
Terjaring Razia Knalpot Brong, Dua Pria Diduga Pengedar Obat Terlarang Berdalih Alami Gangguan Jiwa
Berita · Berita terkait

“Pas pembagian harusnya lapor langsung ke pihak E-warong atau ke RT dan RW setempat. Jangan malah digosipkan ke warga atau KPM lain jadinya ramai. Takutnya supplier atau E-warong malah tidak mengetahui ada daging busuk karena tidak ada yang lapor,” tuturnya.

UP menegaskan, adanya hal tersebut merupakan miskomunikasi dan adanya kelalaian saat pendistribusian bantuan.

“Ini mah masalah miskomunikasi aja. Gak mungkin jika daging itu paginya dipotong dan sorenya dibagikan gak mungkin bau busuk. Jadi pasti ada kelalaian atau miskomunikasi aja,” pungkasnya.(ct10/rez)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{