Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Terang-terangan Bahas Gaji DPR, Krisdayanti Dipanggil Fraksi PDIP

Terbit 17 Sep 2021 03:17 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Terang-terangan Bahas Gaji DPR, Krisdayanti Dipanggil Fraksi PDIP — Cianjur Update
KD: Krisdayanti dipanggil Fraksi PDIP setelah terang-terangan membahas gaji DPR. (Foto: Instagram)

CIANJURUPDATE.COM – Krisdayanti alias KD dipanggil Fraksi PDIP setelah terang-terangan membahas gaji DPR melalui YouTube mantan anggota DPR, Akbar Faizal.

Dalam tayangan tersebut, Krisdayanti mengungkapkan besaran gaji dan tunjangan yang ia peroleh sebagai anggota DPR.

Setiap bulan ia menerima gaji pokok Rp16 juta dan uang tunjangan Rp59 juta.

Iklan sevilage

“Setiap tanggal 1 (dapat) Rp 16 juta, tanggal 5 (dapat) Rp59 juta, kalau enggak salah,” ujarnya.

Krisdayanti juga menyebut, sejumlah uang yang diperoleh sebagai dana aspirasi dan uang kunjungan dapil.

Baca Juga
Fraksi Golkar Cianjur Siap Kawal Dukung Visi-Misi Pemkab Lewat Dua Perda Baru
Berita · Berita terkait

“Dana aspirasi itu memang wajib untuk kita, namanya uang negara. Dana aspirasi kita itu Rp450 juta, lima kali dalam setahun,” paparnya.

Sementara itu, untuk uang kunjungan dapil atau daerah pilihan, Krisdayanti mendapat uang sekitar Rp140 juta, delapan kali dalam setahun

Belakangan, Krisdayanti meralat ucapannya soal dana aspirasi atau dana reses yang diterima oleh para anggota DPR. Ia meluruskan, bahwa dana reses bukanlah pendapatan pribadi para anggota Dewan.

“Dana reses bukanlah merupakan bagian dari pendapatan pribadi anggota DPR RI. Melainkan dana untuk kegiatan reses guna menyerap aspirasi rakyat di daerah pemilihan masing-masing,” tuturnya.

Baca Juga
Pengajian Al-Hidayah Jabar Gelar Syukuran HUT Bahlil, Santuni Anak Yatim dan Penyandang Disabilitas
Berita · Berita terkait

Bahas Gaji DPR, Krisdayanti Dipanggil Fraksi PDIP

Setelah mengungkapkan itu, Krisdayanti diminta untuk menemui Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPR, Utut Adianto dan Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPR Bambang Wuryanto.

“Diundang ketua dan sekretaris fraksi untuk diskusi terkait pernyataan yang viral dan dianggap publik menyudutkan DPR,” kata Utut.

Utut mengatakan, pernyataan itu benar. Namun sebagai politikus, kata dia, Krisdayanti mestinya tak menyampaikan pernyataan yang bisa memicu kegaduhan.

“Dari sisi politisi dia harus menekan pernyataan yang berpotensi menimbulkan kegaduhan,” tuturnya.

Baca Juga
Minta Jaga Kondusifitas, Pemkab dan Ormas Islam Cianjur Bahas Regulasi THM - Penyimpangan Sosial
Berita · Berita terkait

Di sisi lain, Utut melanjutkan, pimpinan Fraksi PDI Perjuangan menekankan agar Krisdayanti tetap kritis dan menjalankan fungsi anggota Dewan sebaik-baiknya. Ia meminta Krisdayanti tak mengubah karakter kritis tersebut.

“Bukan teguran, hanya diskusi. Dia perlu memperbaiki komunikasi publik untuk mencegah mispersepsi,” ujarnya.

Diskusi itu berlangsung selama sekitar satu jam. Menurut Utut, Krisdayanti juga meminta maaf karena sudah merepotkan banyak pihak.

“Mbak KD kan orang yang sangat sincere, tulus. Ketika diundang saja sudah minta maaf merepotkan banyak pihak. Kami tidak dalam posisi menyalahkan,” tandasnya.(ct7/sis)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{