Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Tausyiah Ramadan: Berbohong Membuat Ibadah Puasa Sia-sia

Terbit 3 May 2021 12:08 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Tausyiah Ramadan: Berbohong Membuat Ibadah Puasa Sia-sia — Cianjur Update
Ustaz Mansur Effendi (Foto: Afsal Muhammad/cianjurupdate.com)

CIANJURUPDATE.COM, Cianjur – Tausyiah Ramadan kali ini, Cianjur Update akan mengulas tentang berbohong saat puasa. Yuk simak!

Ramadan memasuki hari ke-21, tak terasa Hari Raya Idul Fitri sudah berada di depan mata. Namun, sadarkah kita bahwa puasa kita masih jauh dari sempurna?

Menurut salah seorang ulama asal Kampung Wargaluyu, Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur, Ustaz Mansur Effendi, berpuasa Ramadan bukan hanya menahan lapar dan dahaga.

Iklan sevilage

“Rasulullah mengingatkan bahwa orang yang berpuasa dengan tidak berbuat kebaikan, tidak akan mendapatkan apa-apa selain lapar dan dahaga. Tidak ada makna dan upaya mendalami ajaran Islam,” tutur dia saat mengisi kuliah subuh di Masjid Al-Muttaqin, Senin (3/5/2021).

Baca Juga
Cianjur Karate Championship 2026 Diikuti 1.327 Peserta, Juara Pertama Berpeluang Dapat Beasiswa
Berita · Berita terkait

Salah satunya adalah berbohong. Ustaz Mansur menjelaskan, perbuatan atau perkataan bohong akan mengurangi dan mengotori nilai puasa yang dijalankan.

“Rasulullah bersabda, ‘Barangsiapa tidak meninggalkan perkataan dusta dan beramal dengannya maka Allah tidak butuh ketika dia meninggalkan makannya dan minumnya,'” kata dia.

Maka dari itu, lanjut dia, manusia harus senantiasa berbuat dan berkata jujur. Sebab, hal itu dapat membawa keberkahan bagi diri sendiri.

Baca Juga
Cianjur Jadi Tuan Rumah Gema Tunas V PKBM dan SKB Jabar, Siap Tekan Angka Tidak Sekolah Capai 46 Ribu
Berita · Berita terkait

“Kejujuran adalah langkah awal untuk sampai kepada satu demi satu ilmu yang diberi Allah. Jadi, jangan sampai semua ucapan diawali kata-kata bohong,” jelas dia.

Dewasa ini, kata dia, berbohong tidak cuma dilakukan oleh lisan atsu ucapan. Namun, jempol pun kini bisa berbohong melalii sosial medis.

“Berbohong selain lisan juga merusak, jari ini bisa berbohong seperti membuat status bohong atau tulisan bernada bohong lainnya,” kata dia.

Baca Juga
120 Becak Listrik Bantuan Presiden Segera Disalurkan kepada Pembecak di Cianjur
Berita · Berita terkait

Ia menjelaskan, jari yang digunakan zikir jangan dibuat untuk membuat pernyagaan atau konten bohong. Karena sumber kebohongan tidak hanya lisan.

“Hal tersebut berlaku dalam kehidupan individual, kelompok, maupun di masyarakat secara luas,” tandasnya.

Nah itulah tausyiah Ramadan tentang berbohong saat puasa. Semoga bermanfaat!(afs/rez)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{