Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Tarawih dan Pengajian Ramadan di Cianjur Boleh, Bupati Ingatkan Prokes

Terbit 12 Apr 2021 11:03 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Tarawih dan Pengajian Ramadan di Cianjur Boleh, Bupati Ingatkan Prokes — Cianjur Update

– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur siapkan sejumlah pembatasan dalam kegiatan keagamaan seperti tarawih dan pengajian. Hal ini demi mencegah penularan virus Covid-19 selama Ramadan 2021.

Plt Bupati Cianjur, H Herman Suherman, mengimbau kepada masyarakat Cianjur untuk tetap patuh dalam melaksanakan protokol kesehatan.

“Dalam rangka ibadah, terus terapkan protokol kesehatan. Tarawih boleh tapi dengan pembatasan,” tutur dia kepada Cianjur Update, Senin (12/4/2021).

Iklan sevilage

Ia mengatakan, kegiatan pengajian pun boleh dengan sejumlah pembatasan. Hal itu sesuai dengan surat edaran Kementerian Agama Nomor 3 Tahun 2021.

Baca Juga
Cianjur Jadi Tuan Rumah Gema Tunas V PKBM dan SKB Jabar, Siap Tekan Angka Tidak Sekolah Capai 46 Ribu
Berita · Berita terkait

“Pengajian juga boleh namun dengan protokol kesegatan. Gedung hanya boleh diisi 50 persen. Kultum juga boleh, tapi dibatasi waktunya, yang penting makna Ramadan dilaksanakan jaga protokol kesehatan agar Covid selesai,” tambahnya.

Tidak hanya itu, Herman melarang seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) mudik. Ia mengimbau, masyarakat pun tidak perlu mudik demi mencegah penyebaran Covid-19.

“Masyarakat lebih baik jangan mudik, kalau Cianjur aman, tapi kalau dari sana sini ada yang Covid itu bisa terbawa ke sini. Akan ada pembatasan dengan Operasi Yustisi dengan TNI, Polri, dan Pemkab,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Ulama (MUI) Kabupaten Cianjur, KH Abdul Rauf menjelaskan, acuan kegiatan Ramadan tetap mengacu pada Kementerian Agama Nomor 3 Tahun 2021.

Baca Juga
120 Becak Listrik Bantuan Presiden Segera Disalurkan kepada Pembecak di Cianjur
Berita · Berita terkait

“Apapun aktifitas bulan Ramadan tidak dilarang, harus diperketat protokol kesehatannya,” jelas dia.

Maka dari itu, pihaknya berharap dan mengimbau masyarakat bisa memahami kebijakan ini. Sebab, upaya tersebut demi kesehatan masyarakat di masa yang akan datang.

“Masyarakat harus paham bahwa protokol kesehatan sangay penting falam upaya memutus mata rantai Covid-19,” tandasnya.(afs/rez)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{