Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Tagih Janji Pemkab Cianjur Buat Ramaikan Pasar, Ratusan Pedagang Induk Gelar Aksi Damai ke DPRD

Terbit 12 Nov 2025 09:40 WIB · 2 menit dibaca
Bagikan
Tagih Janji Pemkab Cianjur Buat Ramaikan Pasar, Ratusan Pedagang Induk Gelar Aksi Damai ke DPRD — Cianjur Update
Ratusan pedagang Pasar Induk Cianjur (PIC) menggelar aksi damai di depan Gedung DPRD Kabupaten Cianjur, Rabu (12/11/2025). Foto: Fauzi / Cianjur Update

CIANJURUPDATE.COM – Ratusan pedagang Pasar Induk Cianjur (PIC) menggelar aksi damai di depan Gedung DPRD Kabupaten Cianjur, Rabu (12/11/2025). Mereka menyampaikan berbagai aspirasi dan keluhan terkait kondisi pasar yang dinilai sepi, serta menagih janji pemerintah untuk segera merealisasikan program revitalisasi dan penataan pasar.

Koordinator Lapangan (Korlap) pedagang PIC, Dadang, menyebut aksi ini merupakan bagian dari perjuangan panjang para pedagang agar pasar kembali ramai dan ekonomi rakyat bisa bangkit.

“Kami mengingatkan kepada pemerintah untuk segera melaksanakan program memajukan dan meramaikan pasar dengan penataan ekonomi rakyat yang lebih kuat dan berkeadilan,” ujar Dadang kepada wartawan.

Iklan sevilage

Menurutnya, kebijakan relokasi pedagang dari Bojongmeron atau Bomero ke Pasar Induk Cianjur selama ini sering disalahartikan. Ia menegaskan, kawasan Bojongmeron bukan pasar, melainkan jalan umum atau citywalk yang seharusnya menjadi ruang publik, bukan zona perdagangan.

“Relokasi itu sudah dilakukan sepuluh tahun lalu. Yang dilakukan pemerintah saat ini adalah penertiban, bukan relokasi,” tegas Dadang.

Baca Juga
Polres Cianjur Ungkap Peredaran 14,8 Kg Ganja, Nilai Barang Bukti Capai Rp600 Juta
Berita · Berita terkait

Ia juga mendukung langkah pemerintah dalam menata kawasan Bojongmeron agar lebih rapi dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

Selain itu, para pedagang juga menuntut pemerintah untuk mempercepat revitalisasi Pasar Induk Cianjur, termasuk perbaikan infrastruktur pendukung seperti jalan dalam pasar, penerangan, drainase, dan papan penunjuk arah menuju lokasi pasar.

“Hal itu merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah untuk meramaikan pasar,” tambahnya.

Dadang turut menyoroti pentingnya pengadaan angkutan umum dengan jalur yang diarahkan melewati pasar induk dan terminal guna mempermudah akses pengunjung.

“Kami berharap aspirasi ini bisa menjadi dorongan bagi Pemkab Cianjur agar menjalankan program yang sudah direncanakan demi Cianjur yang lebih baik dan pasar yang kembali ramai,” pungkasnya.

Baca Juga
Disdikpora Cianjur Klarifikasi Status Dua Remaja Terduga Tawuran: Bukan Lagi Siswa SMP
Berita · Berita terkait

Dalam audiensi di Gedung DPRD Cianjur, turut hadir perwakilan dari Dinas Perhubungan (Dishub), Disperindag, dan Satpol PP.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Cianjur, Azis Muslim, mengatakan hasil diskusi dengan para pedagang dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada dasarnya mengulang tuntutan yang sama seperti tahun 2019, yakni upaya konkret untuk membuat pasar kembali ramai.

“Dari hasil diskusi, hampir sama dengan tuntutan sebelumnya. Intinya, bagaimana Pasar Induk Cianjur ini bisa ramai dan ada langkah tegas dari pemerintah,” ujar Azis.

Azis menambahkan, beberapa hal yang dibahas mencakup peningkatan fasilitas seperti jalan, penerangan, dan penunjuk arah menuju pasar. Para pedagang juga mengusulkan penyediaan **truk sampah** agar pengelolaan sampah di pasar lebih efisien.

“Sekarang mereka masih harus membuang sampah ke Cikalong. Dari pihak Disperindag, melalui Sekdis, sudah menyampaikan akan menanggapi usulan itu,” katanya.

Baca Juga
Pedagang Kelapa di Pasar Muka Cianjur Tewas Ditusuk Sesama Pedagang, Polisi Buru Pelaku
Berita · Berita terkait

Ia pun mengapresiasi kekompakan para pedagang yang tetap bersatu meskipun tersebar di beberapa lokasi, termasuk di kawasan Bojongmeron.

“Saya salut pada solidaritas mereka. Walaupun ada yang di Pasar Induk dan ada di Bojongmeron, mereka tetap menunjukkan empati dan rasa kebersamaan sesama pedagang,” ujar Azis.

Azis menegaskan bahwa persoalan utama bukan hanya di mana para pedagang berjualan, melainkan bagaimana pemerintah bisa menghadirkan solusi nyata agar aktivitas ekonomi rakyat tetap berjalan dan pasar kembali menjadi pusat ekonomi masyarakat Cianjur.

Editor: Dadan Suherman

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Fauzi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{