Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Tabligh Akbar Gus Miftah Digeruduk, Ansor Cianjur Minta Warga Tidak Terprovokasi

Terbit 24 Oct 2019 03:37 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Tabligh Akbar Gus Miftah Digeruduk, Ansor Cianjur Minta Warga Tidak Terprovokasi — Cianjur Update
GP Ansor Sayangkan Penggerudukan Tablig Akbar Gus Miftah

, Cianjur – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PC GP Ansor) Kabupaten Cianjur menyayangkan adanya penggerudukan acara Tabligh Akbar Gus Miftah pada Hari Santri Nasional 2019 di Alun-alun Cianjur, (22/10/2019) kemarin. Padahal warga Cianjur sudah memadati Alun-alun Cianjur untuk mendengarkan tausyiah Gus Miftah.

“Sehingga antusias warga cianjur yang sudah memadati Alun-alun Cianjur gagal mendengarkan tausyah Gus Miftah,” tutur Ketua PC GP Ansor Kabupaten Cianjur, Dedi Suherli, kepada Cianjur Update, Kamis (24/10/2019).

Selain itu, Dedi menyayangkan masih adanya bendera HTI yang berkibar, padahal Negara sudah melaranganya. Bahkan, Dedi menduga aksi pengibaran bendera HTI pada saat peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2019 di Cianjur dilakukan secara sistematis dan terencana.

Iklan sevilage

“Selain itu, perlu diketahui bahwa kita dari panitia dan pihak keamanan sudah bersepakat acara Tabligh Akbar untuk tidak mengibarkan bendera apapun,” tuturnya.

Baca Juga
Atasi Kebakaran Gunung Gede-Pangrango, Polres Cianjur Modifikasi Alat Pemukul Gepyok
Berita · Berita terkait

Namun, lanjut Dedi, sayangnya acara baru dimulai, tidak ada seorang pun dari pihak keamanan yang merespons hasil kesepakatan tersebut. “Kalau Banser yang ambil benderanya salah lagi, “ujar Dedi.

Maka dari itu, Dedi meminta kepada aparat untuk bersikap tegas dalam menjalankan tugasnya.

“Serta mengajak kepada seluruh masyarakat Kabupaten Cianjur untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi,” tandasnya.

Didatangi Ormas

Tablig Akbar Miftah Maulana Habiburrahman (Gus Miftah) di Alun-alun Cianjur didatangi sejumlah massa dari sebuah ormas. Polisi pun berupaya mendamaikan dengan mendengarkan aspirasi kedua belah pihak.

Baca Juga
Diduga Hendak Tawuran, Tiga Pelajar SMK di Cianjur Diamankan
Berita · Berita terkait

Kapolres Cianjur, AKBP Juang Andi Priyanto, mengatakan kejadian tersebut terjadi karena sekelompok massa tidak terima dengan acara tersebut. Sebab, adanya kabar bendera tauhid yang tidak boleh berkibar.

“Sudah kami damaikan. Jadi, satu pihak itu tidak terima bendera tauhid dilarang berkibar. Seperti dipusat yang hanya boleh mengibarkan bendera NU dan merah putih,” katanya saat dihubungi, Rabu (23/10/2019).

Diketahui, tablig akbar ini merupakan rangkaian acara peringatan Hari Santri Nasional 2019. Kemudian, massa yang datang memprotes mengenai adanya penampilan dari Wali Band dalam acara itu.

“Ya akhirnya, massa tadi membalas ‘ini kok ada Wali dekat masjid’ dan semacamnya,”ujar Andi.

Baca Juga
Polisi Periksa Saksi Hingga Dalami Motif Dugaan Tawuran Antar Pelajar di Cianjur
Berita · Berita terkait

Selain itu, Kapolres mengungkapkan, polisi saat ini masih mencoba mendamaikan kembali kedua belah pihak.

“Kita damaikan kembali. Sampai tuntas,” imbuhnya.

Selain itu, Kapolres menuturkan saat ini Gus Miftah dalam kondisi aman. Kapolres mngatakan polisi mengamankan acara itu dan tablig akbar berjalan kondusif pada mulanya.

“Saat ini Gus Miftah sudah kembali. Dalam kondisi sehat dan aman, tidak kurang apa-apa,” ucap dia.(ct1)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{