Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Soal Surat Antigen Palsu, Polres Cianjur Akan Panggil Dinas Kesehatan

Terbit 2 May 2021 08:50 WIB · 2 menit dibaca
Bagikan
Soal Surat Antigen Palsu, Polres Cianjur Akan Panggil Dinas Kesehatan — Cianjur Update
Ilustrasi

CIANJURUPDATE.COM, Cianjur – Polres Cianjur akan memanggil Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur menyusul adanya temuan surat rapid test antigen palsu.

Kasus ini terungkap ketika ditemukan adanya oknum sopir travel gelap yang kedapatan menggunakan surat bebas Covid-19 berlabel Dinas Kesehatan, baru-baru ini.

Kapolres Cianjur AKBP Mochammad Rifai mengungkapkan, saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan dan pengembangan informasi mengenai kasus tersebut.

Iklan sevilage

“Kita masih melakukan penyelidikan dan pengembangan dulu,” jelasnya kepada Cianjur Update, Minggu (2/5/2021).

Rifai menambahkan, pihaknya akan melakukan pemanggilan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur dalam waktu dekat.

“Senin akan kita panggil pihak Dinkes Cianjur,” tambahnya.

Baca Juga
Cianjur Karate Championship 2026 Diikuti 1.327 Peserta, Juara Pertama Berpeluang Dapat Beasiswa
Berita · Berita terkait

Juru Bicara Pusat Informasi Covid-19 Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal menjelaskan, pihak Polres Cianjur sudah menangani kasus ini

Kejadian ini tanpa sepengetahuan pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Cianjur dan Satgas Covid-19 Cianjur. Ia menyebut, ini murni kriminal.

“Ini murni ulah oknum tertentu, tapi bukan dinkes dan satgas, tapi murni kejahatan dari orang yang memiliki tujuan tertentu,” tuturnya.

Ia mengingatkan, Dinkes dan Satgas Covid-19 Cianjur bukan tempat pelayanan langsung kepada masyarakat soal rapid antigen. Sebab, hal itu ditangani oleh puskesmas.

“Kami tidak mengeluarkan surat untuk masyarakat umum, kalau untuk kalangan terbatas seperti pejabat kita masih layani, tapi untuk masyarakat umum dinkes atau satgas tidak pernag melayani. Kalau pun mau dilayani kita arahkan ke puskesmas,” ucap dia.

Yusman mengungkapkan, kasus ini muncul dari ketidakpahaman masyarakat sehingga memanfaatkan situasi untuk berbuat hal itu. Ia berharap pelaku dihukum berat.

Baca Juga
Cianjur Jadi Tuan Rumah Gema Tunas V PKBM dan SKB Jabar, Siap Tekan Angka Tidak Sekolah Capai 46 Ribu
Berita · Berita terkait

“Saya berharap pelaku bisa dihukum seberat-beratnya sehingga memberi contoh kepada masyarakat lain. Dan, masyarakat sebagai pengguna harus waspada karena tindakan ini mekungkinkan penyebaran covid lebih besar lagi,” kata dia.

Geger Pengakuan Sopir Travel Gelap soal Surat Antigen

Sopir travel gelap di Cianjur memakai surat keterangan hasil rapid test antigen palsu untuk mengelabui petugas perbatasan saat mengangkut pemudik.

Diduga, surat antigen palsu tersebut dikeluarkan oleh oknum Dinas Kesehatan Cianjur. Bahkan, diketahui para driver travel gelap tersebut mendapatkan surat keterangan telah mendapat hasil negatif tanpa menjalani test terlebih dahulu.

Salah seorang driver travel gelap Cianjur, Toto (bukan nama sebenarnya) mengaku membuat surat keterangan tersebut sejak beberapa bulan terakhir.

“Iya. Sekilas tidak akan tahu, karena suratnya memang sama dengan yang dikeluarkan intansi terkait. Tapi sebenarnya palsu karena tidak ada test dulu,” kata Toto, Sabtu (1/5/2021).

Baca Juga
120 Becak Listrik Bantuan Presiden Segera Disalurkan kepada Pembecak di Cianjur
Berita · Berita terkait

Ia menjelaskan, surat itu otentik dengan kop surat bertuliskan dinas kesehatan dan tanda tangan pejabat terkait. Sehingga, cukup untuk membuat travel gelap lolos.

“Karena memang suratnya asli, tapi isinya palsu. Cara ceknya harus langsung ke diana terkait. Biasanya di perbatasan saat pengecekan itu hanya dilihat punya surat atau tidaknya, tidak sampai dicek ke yang mengeluarkan surat tersebut,” kata dia.

Ia mengaku mendapatkan surat keterangan Antigen Aspal tersebut dari oknum Dinas Kesehatan. Tarif per surat antigen Aspal berkisar Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu.

“Terakhir rekan saya ada yang buat 18 surat, itu beberapa hari lalu untuk membawa pemudik dari luar kota ke Cianjur. Ada juga yang dari Jakarta ke Jawa Tengah dan Jawa Timur,” tambahnya.

Tidak hanya untuk driver travel gelap, lanjut Toto, beberapa kali surat tersebut dibuat untuk para pemudik agar bisa lolos di perbatasan. Terlebih dengan adanya pengetatan terkait larangan mudik lebaran tahun ini.

“Ada juga pemudik yang pakai surat itu. Bikinnya kan gampang, hanya kontak orang tersebut nanti dibuatkan dan difotokan hasilnya,” tandasnya.(afs/rez)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{