Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Siswi Baru SMP di Sindangbarang Cianjur Mengalami Kekerasan Saat MPLS, Korban Alami Trauma dan Kesulitan Buang Air Kecil

Terbit 22 Jul 2024 05:23 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Siswi Baru SMP di Sindangbarang Cianjur Mengalami Kekerasan Saat MPLS, Korban Alami Trauma dan Kesulitan Buang Air Kecil — Cianjur Update
Ilustrasi kekerasan anak. (Foto: Pinterest/Veectezy)

CIANJURUPDATE.COM – AD (12), seorang siswi baru di salah satu SMP Negeri di Kecamatan Sindangbarang, Cianjur diduga menjadi korban perundungan dan kekerasan oleh sesama siswa saat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Akibat dari kekerasan saat MPLS tersebut, AD mengalami trauma dan kesulitan buang air kecil.

Menurut keterangan dari salah satu anggota keluarga AD yang tidak ingin disebutkan namanya, kejadian bermula saat AD mengikuti kegiatan fashion show di MPLS.

Iklan sevilage

Setelah kegiatan selesai, AD didatangi oleh beberapa siswi lain yang kemudian melakukan tindakan kekerasan terhadapnya.

Baca Juga
Lupa Matikan Kompor Saat Masak, Saung di Sindanglaya Cipanas Hangus
Berita · Berita terkait

“Keponakan saya dipukul di bagian punggung bawah dekat pantat sebanyak lima kali. Sebelumnya, setiap kali AD membeli jajan, pelaku sering mengambilnya,” ujar anggota keluarga tersebut pada Sabtu (20/7/2024).

Sebelum kejadian, pelaku sebenarnya sudah diingatkan oleh teman-temannya untuk tidak melakukan kekerasan fisik.

Kini, AD mengalami trauma akibat insiden tersebut, yang terlihat jelas dari ekspresi wajahnya.

Baca Juga
Pasien Panik, Babi Hutan Masuk Puskesmas Campaka Cianjur
Berita · Berita terkait

“AD sekarang trauma, kemarin dia mengalami sakit saat buang air kecil akibat pukulan di punggungnya,” tambahnya.

Insiden ini sempat dimediasi oleh pihak kepolisian. Namun, keluarga AD mempertanyakan sikap sekolah yang terkesan membela pelaku kekerasan dan perundungan.

Bahkan, sebelumnya ayah AD menerima intimidasi dari pihak sekolah agar tidak melaporkan kejadian tersebut ke media untuk menghindari keramaian.

Baca Juga
RS Edelweiss Cianjur Relaunch Prenatal Yoga, Kenalkan Hypnobirthing untuk Ibu Hamil
Berita · Berita terkait

Kapolsek Sindangbarang, Iptu Dadang Rustandi, membenarkan adanya mediasi antara keluarga korban dan pelaku, namun membantah bahwa kejadian tersebut termasuk kategori perundungan atau bullying berdasarkan kronologis yang ada.

“Masalah ini sudah selesai, namun bukan dalam kategori perundungan atau bullying,” jelasnya.

 

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{