Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Sejak Januari, Sudah Seratus Lebih Kebakaran di Cianjur

Terbit 17 Aug 2019 09:53 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Sejak Januari, Sudah Seratus Lebih Kebakaran di Cianjur — Cianjur Update
Sejak Januari, Sudah Terjadi Seratus Lebih Kebakaran di Cianjur

– Sejak Januari 2019, kebakaran di Kabupaten Cianjur sudah mencapai 132 kejadian. Kebakaran paling tinggi terjadi pada bulan Juli – September yang bertepatan dengan musim kemarau.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar), Sulaeman Madna, mengatakan kebakaran yang terjadi di Cianjur kebanyakan disebabkan oleh alang-alang yang kering. Ada juga alang-alang yang dekat dengan pemukiman warga.

“Sampai saat ini sudah ada 132 sejak Januari. Setiap tahun, bulan Juli sampai September itu paling banyak. Hal itu kebanyakan disebabkan alang-alang yang kering, karena kemarau yang dekat dekat dengan pemukiman,” tuturnya kepada Cianjur Update.

Iklan sevilage

Baca Juga:

Baca Juga
Satresnarkoba Polres Cianjur Ungkap 32 Kasus Narkoba, Sita 17,1 Kg Ganja dan 479 Gram Sabu
Berita · Berita terkait

Alang-alang tersebut, lanjut Sulaeman, bisa terbakar karena warga yang sembarangan membuang puntung rokok. Akibatnya memicu kebakaran yang bisa merambat ke pemukiman.

“Itu karena puntung rokok, jadi alang-alang terbakar merambat ke pemukiman warga. Akhirnya terjadilah kebakaran sampai ke pemukiman warga, bahkan bisa sampai ke peternakan warga,” ucapnya.

Daerah Terbanyak

Sulaeman mengungkapkan, daerah yang kerap terjadi kebakaran adalah Kecamatan Sukaluyu, Cianjur, Cibeber, Cipanas, dan Cikalong.

Baca Juga
Atasi Kebakaran Gunung Gede-Pangrango, Polres Cianjur Modifikasi Alat Pemukul Gepyok
Berita · Berita terkait

“Daerah itu yang kebanyakan terjadi kebakaran. Sukaluyu juga kan daerah yang banyak alang-alangnya, sehingga potensi kebakaran juga tinggi,” ungkapnya.

Ia juga mengeluhkan kurangnya sumber air di Kecamatan Cianjur. Padahal, Cianjur termasuk daerah yang bisa saja terjadi kebakaran.

“Sekarang kan gak ada itu selokan-selokan atau sumber air lainnya. Kalau terjadi kebakaran dan air yang ada di mobil pemadam habis, otomatis kami harus mengambil air lagi,” kata dia.

Baca Juga
Diduga Hendak Tawuran, Tiga Pelajar SMK di Cianjur Diamankan
Berita · Berita terkait

Menurutnya, sumber air yang cukup di daerah yang rawan terjadi kebakaran dapat membantu tim damkar untuk bertugas. Sebab, jika tim damkar terlambat sedikit saja, api bisa saja cepat menyebar.

“Tim damkar itu kan bertugasnya hitungan detik. Kalau terlambat sedikit kan bahaya, bisa menyebar. Jadi, kalau ada sumber air akan lebih memudahkan kami dalam bertugas. Apalagi jika kebakarannya besar dan butuh air yang banyak, itu akan sangat membantu,” pungkasnya.(ct1)

Reporter: Afsal Muhammad
Editor : M Reza Fauzie

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{