Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Salah Salih

Terbit 19 May 2024 09:04 WIB · 2 menit dibaca
Bagikan
Salah Salih — Cianjur Update
Ilustrasi Masjid. (Foto: photocommunity.com)

CIANJURUPDATE.COM – Tuhan yang Mahabenar mungkinkah bersalah saat mengurusi ciptaan-Nya yang begitu banyak dari zaman ke zaman? Lalu, jika Tuhan bersalah dan silap bisakah kita ingatkan atau kita sebagai hamba yang mahakecil ini yang justru akan kembali disalahkan?

“Kalau Tuhan tidak mau mengakui kesilapannya bagaimana?” Sebuah suara melengking di antara kecamuk kebingungan, kemarahan serta semangat revolusi di neraka.

Tidak ada yang tahu bagaimana nantinya, yang terpenting adalah Haji Saleh dan kawan-kawannya telah menerima tiket yang salah dari Tuhan, mereka harus memberi tahu Tuhan! Seharusnya mereka tengah menikmati madu-madu yang disajikan para bidadari di surga, bukan disiksa dan terbakar di neraka bersama para pendosa.

Iklan sevilage

Bagaimana tidak? Haji Saleh dan kawan-kawannya adalah orang yang suci, taat dan tidak pernah melanggar perintah Tuhan, selama hidup, mereka menghabiskan waktu dengan salat dan mengaji.

Baca Juga
RS Edelweiss Cianjur Relaunch Prenatal Yoga, Kenalkan Hypnobirthing untuk Ibu Hamil
Berita · Berita terkait

Sebuah cerpen karya A.A Navis ini mungkin akan membuat kita bertanya-tanya “Apakah Tuhan salah” atau “Apakah kesalihan manusia yang salah?”

Penuh teka-teki namun akhirnya secara perlahan bualan-bualan Ajo Sidi, seorang yang membuat Haji Saleh yang begitu taat menjadi pesimis akan keimanannya sendiri dalam cerpen itu menggiring para pembaca pada perspektif berbeda mengenai ibadah. Bahwa beribadah bukan hanya sekadar salat, zakat, mengaji dan berpuasa saja, melainkan juga bekerja dan bertanggungjawab atas keluarga dan lingkungan sekitar.

“Kenapa engkau biarkan dirimu melarat, hingga anak cucumu teraniaya semua. Sedang harta bendamu kaubiarkan orang lain mengambilnya untuk anak cucu mereka. Dan engkau lebih suka berkelahi antara kamu sendiri, saling menipu, saling memeras. Aku beri kau negeri yang kaya raya, tapi kau malas. Kau lebih suka beribadah saja, karena beribadah tidak mengeluarkan peluh, tidak membanting tulang. Sedang aku menyuruh engkau semuanya beramal kalau engkau miskin. Engkau kira aku ini suka pujian, mabuk di sembah saja. Tidak. Kamu semua mesti masuk neraka!”

Baca Juga
Seluruh Warga SMKN 1 Cianjur Peringati Hari Bersih-bersih Sedunia, Ratusan Kantong Sampah Terkumpul
Berita · Berita terkait

Sesungguhnya, Tuhan tidak pernah salah apalagi khilaf. Haji Saleh lah yang keliru dan menganggap Tuhan haus pujian. Ia melalaikan kewajibannya sebagai kepala keluarga dan sebagai masyarakat. Sehingga ia hanya meminta belas kasih dari orang-orang yang ia suruh bersedekah. Keluarganya melarat sebab Haji Saleh sibuk salat.

Solat memang wajib, namun tak seharusnya sampai membuat abai terhadap kewajiban sebagai keluarga, kerabat juga masyarakat.

Tuhan tak pernah salah perhitungan. Kebaikan atau kejelekan walau hanya sebesar zarah akan Allah balas (Qs. Al Zalzalah 6-7). Untuk itu, kita perlu beramal sebanyak-banyaknya. Beribadah kepada Tuhan dan berbuat baik kepada sesama.

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{