Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Ratusan Bencana Terjadi Sejak Januari-November 2021, Cianjur Siaga Satu!

Terbit 12 Nov 2021 12:48 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Ratusan Bencana Terjadi Sejak Januari-November 2021, Cianjur Siaga Satu! — Cianjur Update
SIAGA1: Ratusan bencana terjadi, Kabupaten Cianjur kini tetapkan status siaga satu bencana. (Foto: Afsal Muhammad/cianjurupdate.com)

CIANJURUPDATE.COM, Cianjur – Kabupaten Cianjur menetapkan status siaga satu bencana, menyusul regulasi kebencanaan yang telah ditetapkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Hal ini dilakukan, karena bencana yang terus menerus terjadi akibat dari munculnya badai tropis La Nina.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur mencatat, peristiwa kebencanaan sejak Januari hingga November 2021 terhitung ada sebanyak 148 kejadian.

Iklan sevilage

Masing-masing bencana di antaranya adalah banjir sebanyak 26, tanah longsor 102, puting beliung 18, abrasi 1, dan pergerakan tanah 1 kejadian.

Baca Juga
Cianjur Karate Championship 2026 Diikuti 1.327 Peserta, Juara Pertama Berpeluang Dapat Beasiswa
Berita · Berita terkait

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kabupaten Cianjur, Taufik Zuhrizal mengatakan, indeks bencana Cianjur saat ini berada di rangking 4 nasional dan rangking 1 untuk provinsi.

Selain itu, lanjutnya, di 32 kecamatan, 354 desa, dan 6 kelurahan semua memiliki potensi kebencanaan, walaupun tiap kecamatan itu berbeda-beda potensi bencananya.

“Kita tahu dari mulai utara Cianjur sampai ke selatan Cianjur itu memiliki risiko bencana yang tinggi. Bahkan, 10 kebencanaan kerap terjadi di Cianjur,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (12/11/2021).

Baca Juga
Cianjur Jadi Tuan Rumah Gema Tunas V PKBM dan SKB Jabar, Siap Tekan Angka Tidak Sekolah Capai 46 Ribu
Berita · Berita terkait

Ia menilai, wilayah ini memiliki potensi bencana gunung berapi, gempa bumi, pergerakan tanah, longsor, dan banjir bandang.

“Contohnya, di Karangtengah dan Haurwangi itu sudah padat penduduk, masyarakatnya tidak begitu ramah dengan lingkungan, sehingga beberapa kejadian mengakibatkan banjir,” jelasnya.

Sementara itu, wilayah Cianjur selatan juga memiliki potensi bencana seperti banjir, pergerakan tanah, longsor, angin puting beliung, gelombang tinggi, hingga tsunami.

Baca Juga
120 Becak Listrik Bantuan Presiden Segera Disalurkan kepada Pembecak di Cianjur
Berita · Berita terkait

“Ke selatan mulai dari Cibeber itu ada potensi banjir, pergerakan tanah, longsor, puting beliung. Sementara di daerah Cidaun, Sindangbarang, dan Agrabinta ada potensi tsunami,” kata dia.

Taufik menjelaskan, hal tersebut dapat dicegah tidak hanya oleh Pemkab Cianjur daja, namun harus serta merta dengan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat.

“Antisipasi dengan kesadaran masyarakat selalu waspada dan siaga. Misalnya jika intensitas hujan tinggi melebihi satu jam, masyarakat harus segera mengevakuasi diri secara mandiri ke daerah yang aman,” tutupnya.(afs/sis)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{