Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Putus Sekolah akibat Tak Punya HP, Belajar Daring Buat Aliyah Kesulitan

Terbit 23 Feb 2022 03:07 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Putus Sekolah akibat Tak Punya HP, Belajar Daring Buat Aliyah Kesulitan — Cianjur Update
PUTUS SEKOLAH: Aliyah terpaksa putus sekolah karena ekonomi keluarga kurang mampu dan tidak bisa mengikuti sekolah daring. (Foto: Apip Samlawi/cianjurupdate.com)

CIANJURUPDATE.COM, Bojongpicung – Seorang siswi Madrasah Aliyah (MTs) di Cianjur terpaksa harus putus sekolah, karena tidak memiliki HP untuk mengikuti sekolah daring.

Siswi tersebut adalah Aliyah dan masih berusia 15 tahun. Sebelumnya, ia tercatat sebagai siswi kelas 2 di MTs Cikondang Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur.

Aliyah sudah putus sekolah sejak setahun lalu, karena ekonomi keluarga yang kurang mampu. Kini, ia tinggal bersama neneknya di rumah yang nyaris ambruk di Kampung Pasir Rais, Desa Cikondang, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur.

Iklan sevilage

Penghasilan sehari-hari, mereka dapatkan dari hasil jualan gorengan keliling kampung. Hasilnya tak banyak, hanya cukup untuk membeli dua liter beras saja.

Baca Juga
Cianjur Jadi Tuan Rumah Gema Tunas V PKBM dan SKB Jabar, Siap Tekan Angka Tidak Sekolah Capai 46 Ribu
Berita · Berita terkait

Aliyah mengatakan, ia mulai putus sekolah sejak setahun lalu, ketika penerapan belajar daring di sekolah berlaku. Di saat bersamaan, semua siswa/siswi mulai wajib memiliki HP Android sebagai sarana penunjang untuk belajar dari rumah.

Selama putus sekolah, Aliyah hanya bekerja membantu neneknya mengerjakan pekerjaan rumah. Mulai mencuci pakaian, menyetrika, hingga bersih-bersih rumah.

“Saya masih pengen belajar, ingin sekolah lagi seperti teman yang lain. Tapi ekonomi keluarga tidak mendukung, apalagi harus beli HP Android,” ungkap Aliyah kepada Cianjur Update, Selasa (22/2/2022).

Sementara itu, Nenek Koyah (58) menambahkan, sejak ibu Aliyah meninggal dunia, ia sudah hidup bersamanya hingga sekarang Aliyah berusia 15 tahun.

Baca Juga
Viral Video Bermesraan Berseragam Sekolah di Cianjur, Pihak SMKN 1 Cidaun Tegaskan Pasangan Sudah Menikah
Berita · Berita terkait

“Selama putus sekolah, Aliyah lebih banyak diam di rumah ketimbang bermain di luar. Dia bantuin nenek beres-beres rumah,” ucapnya.

Nenek Koyah mengatakan, sang cucu masih memiliki semangat tinggi untuk belajar, tapi kondisi perekonomian keluarga serta penerapan belajar daring yang wajib pelajar Cianjur ikuti saat ini memaksa Aliyah untuk putus sekolah saat ini.

“Aliyah masih ingin sekolah dan belajar. Tapi saat ini ekonomi keluarga tidak mendukung, hanya berharap ada bantuan saja dari para dermawan agar Aliyah bisa kembali sekolah,” tutupnya.(asi/sis)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{