Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

TPS Terbatas, Sejumlah Pemilih Pingsan di Pilkades Serentak Cianjur Akibat Antrean Panjang

Terbit 8 Nov 2026 15:55 WIB · 2 menit dibaca
Bagikan
TPS Terbatas, Sejumlah Pemilih Pingsan di Pilkades Serentak Cianjur Akibat Antrean Panjang — Cianjur Update
Membludaknya jumlah pemilih diimbangi ketersediaan Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang terbatas serta cuaca panas terik membuat situasi tidak kondusif. Foto: Istimewa

CIANJURUPDATE.COM – Sejumlah pemilih pingsan dan mengalami kelelahan saat pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di beberapa desa di Kabupaten Cianjur, Minggu (8/11/2026). Membludaknya jumlah pemilih diimbangi ketersediaan Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang terbatas serta cuaca panas terik memicu suasana tidak kondusif di sejumlah lokasi.

Pantauan wartawan di Kantor Desa Sukamanah, Kecamatan Karangtengah, antrean pemilih sudah memanjang ke jalan sejak pukul 08.00 WIB. Aparat Polisi dan TNI turun tangan mengatur massa, sementara tim medis mengevakuasi warga yang pingsan akibat berdesakan dan panas. Kejadian serupa dilaporkan terjadi di Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, dan Desa Mekargalih, Kecamatan Ciranjang.

Putri (30), warga Desa Sukamanah, mengaku batal memilih setelah menunggu lebih dari satu jam.

Iklan sevilage

"Awalnya susah merencanakan untuk memilih Cakades. Tapi antrean tidak beres, sudah menunggu lebih dari satu jam. Karena sudah izin di jam pertama kuliah, tidak mungkin izin lagi di kelas berikutnya. Makanya setelah satu jam lebih menunggu, langsung pergi kuliah, karena liat antrean masih panjang," kata dia, Minggu (8/11/2026).

Baca Juga
Tiga Balita Tewas Tercebur di Kolam Terbengkalai Bojongpicung Cianjur
Berita · Berita terkait

Hendi (35), warga Desa Mekargalih, menyoroti ketersediaan TPS yang drastis berkurang.

"Kalau di Pilkades sebelumnya ada 4 TPS. Tapi sekarang hanya satu TPS. Makanya membludak, antrean panjang. Pemilih nunggu dua sampai tiga jam, baru bisa memilih," kata dia.

Ia menambahkan tidak adanya jalur khusus lansia menyebabkan banyak lanjut usia kelelahan dan pingsan. "Yang lansia juga antre panjang bersama yang lain. Makanya banyak lansia yang kelelahan dan pingsan," kata dia.

Menurut Hendi, banyak pemilih pulang tanpa memilih dan waktu pemungutan suara diperpanjang melewati batas jam 13.00 WIB.

Baca Juga
Perkuat Identitas Budaya Cianjur, Ketua DPRD Metty Triantiaka Dorong Keberlanjutan Seni Rupa
Berita · Berita terkait

"Banyak yang pulang lagi setelah antre panjang. Selain itu, harusnya pemilihan sampai jam 13.00 WIB. Tapi sampai barusan juga masih berjalan dan diperpanjang," kata dia.

Kepala Bidang Administrasi Pemerintahan Desa sekaligus Sekretariat Panitia Pilkades Serentak Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Cianjur, Dendi Rinaldi, menyatakan pihaknya tengah berkoordinasi dengan penyelenggara di setiap desa.

"Saya sedang komunikasi dengan semua penyelenggara di setiap desa," pungkasnya.

Pilkades serentak di Cianjur melibatkan ratusan desa. KPU dan Pemkab sebelumnya mengimbau penyelenggara memastikan ketersediaan fasilitas kesehatan dan penyehatan di TPS guna mengantisipasi risiko kekeringan dan kelelahan pemilih.

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Redaksi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
{