Puluhan Makam di Cianjur Selatan Dipindahkan Akibat Longsor dan Pergerakan Tanah
– Puluhan makam di Kampung Cimanggu, Desa Situhiang, Kecamatan Pagelaran, Cianjur, terpaksa dipindahkan.
Langkah ini dilakukan usai longsor dan pergerakan tanah yang mengancam keamanan area pemakaman.
Kepala Desa Situhiang, Arifin Hidayat, menyebutkan longsor tidak hanya menutup akses jalan utama, tetapi juga berdampak pada area pemakaman.

“Jadi ada makam yang tertimbun, dan yang lainnya terancam tertimbun serta amblas. Makanya kita pindahkan. Total ada 21 makam yang dipindahkan,” jelas Arifin, Rabu (11/12/2024).
Pemindahan makam dilakukan ke lokasi yang lebih aman, berjarak sekitar 100 meter dari area sebelumnya.
Proses ini melibatkan sekitar 20 orang warga dan memakan waktu tiga hari.
“Prosesnya tiga hari sampai kemarin. Sekarang sudah selesai dipindahkan seluruhnya ke lokasi yang baru,” kata Arifin.
Ia menambahkan, pemindahan dilakukan sebagai langkah antisipasi.
Tanah di lokasi lama dinilai labil setelah longsor, sehingga ada risiko makam amblas.
“Kondisi tanah kan labil pasca longsor, khawatirkan tertimbun atau amblas. Makanya segera dipindahkan,” pungkasnya.
Langkah ini menjadi respons cepat pemerintah desa guna memastikan keamanan makam dan mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur
Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.


