Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Puluhan Kasus Kekerasan Anak Terjadi hingga September 2021, P2TP2A: Semua Sudah Masuk ke PN Cianjur

Terbit 12 Oct 2021 07:52 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Puluhan Kasus Kekerasan Anak Terjadi hingga September 2021, P2TP2A: Semua Sudah Masuk ke PN Cianjur — Cianjur Update
KEKERASAN: Sebanyak 33 kasus kekerasan pada anak terjadi di Cianjur hingga September 2021. (Foto: Ilustrasi)

CIANJURUPDATE.COM, Cianjur – Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Cianjur mencatat, ada puluhan kasus kekerasan pada anak hingga September 2021.

Ketua Harian P2TP2A Cianjur, Lidya Indayani Umar mengungkapkan, ada sebanyak 33 kasus dan semuanya sudah masuk ke Pengadilan Negeri (PN) Cianjur.

“Untuk kasus kekerasan pada anak dengan jumlah tersebut tergolong banyak,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (12/10/2021).

Iklan sevilage

Selain itu, Lidya menjelaskan, masih ada kasus kekerasan pada anak yang saat ini tengah dalam proses penyelidikan dan beberapa di antaranya dalam tahap persidangan.

Baca Juga
Cianjur Jadi Tuan Rumah Gema Tunas V PKBM dan SKB Jabar, Siap Tekan Angka Tidak Sekolah Capai 46 Ribu
Berita · Berita terkait

“Sementara yang masih proses lidik sama sidik ditangani Polres Cianjur. Tapi ada juga yang masuk Kejaksaan dan sedang menuju proses persidangan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, belum bisa memberikan data total secara keseluruhan kasus kekerasan pada anak di Cianjur. Sebab, data pasti akan berbeda-beda antara Polres Cianjur dan P2TP2A.

“Kalau untuk data keseluruhan belum tahu, karena pasti akan berbeda-beda. Sebab, sebagian ada yang langsung ditangani Polres Cianjur,” ucapnya.

Lidya menjelaskan, kasus yang paling banyak terjadi adalah kasus kekerasan seksual terhadap anak. Ia menjelaskan, biasanya pelakunya adalah orang terdekat korban.

Baca Juga
120 Becak Listrik Bantuan Presiden Segera Disalurkan kepada Pembecak di Cianjur
Berita · Berita terkait

“Biasanya yang melakukannya itu orang terdekat, bisa keluarga atau sahabatnya sendiri. Modusnya juga beragam, ada yang diberi obat, lalu tidak sadar dan akhirnya terjadi persetubuhan,” paparnya.

Dia mengungkapkan, harus ada peran dari orangtua dan masyarakat untuk meningkatkan fungsi pengawasan. Sehingga, bisa terus melakukan sosialisasi dalam rangka menekan kasus kekerasan pada anak.

“Sosialisasi harus dilakukan dengan berbagai pihak. Mulai dari organisasi masyarakat, instansi terkait atau pemerintah, organisasi agama, dan lainnya agar bisa meminimalisir kasus kekerasan pada anak,” tutup dia.(afs/sis)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{