Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Pertengahan Ramadan, Penjualan Beduk di Cianjur Turun

Terbit 30 Mar 2024 13:32 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Pertengahan Ramadan, Penjualan Beduk di Cianjur Turun — Cianjur Update
Pertengahan Ramadan, Penjualan Beduk di Cianjur Turun. (Foto: Istimewa)

CIANJURUPDATE.COM – Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, omset penjualan beduk di sejumlah penjual di wilayah Kabupaten Cianjur mengalami penurunan pada Ramadan tahun ini.

Ahmad Yayat Hidayat (31), seorang penjual beduk di Jalan Hos Cokroaminoto 56-58 Cianjur, mengakui bahwa penjualannya mengalami penurunan drastis dibandingkan tahun sebelumnya.

Yayat biasanya menerima pesanan 30-50 beduk, namun pada Ramadan ini, ia hanya berhasil menjual 20 beduk.

Iklan sevilage

Menurut Yayat, penurunan permintaan tersebut disebabkan oleh berkurangnya kesadaran masyarakat terhadap penggunaan alat tradisional selama bulan Ramadan.

Selain itu, kemungkinan masih banyak beduk di masyarakat yang belum rusak.

Baca Juga
Pasien Panik, Babi Hutan Masuk Puskesmas Campaka Cianjur
Berita · Berita terkait

“Habisnya tahun kemarin mah suka habis. Sekarang menurun drastis bisa sampai 50 persen. Sekarang masyarakat udah kurang kesadarannya akan alat tradisional, dan mungkin beduk di setiap mesjid masih pada bagus jadi belum beli lagi,” ungkap Yayat.

Yayat juga menjelaskan variasi harga untuk beduk yang ditawarkannya.

Beduk dari kulit sapi dijual seharga Rp900.000, sementara yang terbuat dari kulit kerbau dijual seharga Rp1.200.000.

Beduk kecil untuk anak yang disebut Dok dok dijual seharga Rp150.000.

Baca Juga
RS Edelweiss Cianjur Relaunch Prenatal Yoga, Kenalkan Hypnobirthing untuk Ibu Hamil
Berita · Berita terkait

Meskipun demikian, Yayat bersyukur masih ada yang membeli, dan dari awal Ramadan hingga saat ini, ia telah berhasil menjual 20 beduk.

Dia berharap penjualan akan meningkat menjelang Lebaran.

Proses pembuatan beduk oleh Yayat membutuhkan waktu tiga hari.

Langkah pertama adalah membersihkan drum yang dibeli seharga Rp200.000, kemudian membuat ring di permukaan, dan mengeringkan kulit sapi atau kerbau dengan menjemurnya.

Satu bulatan kulit sapi dibelinya seharga Rp400.000.

Baca Juga
Seluruh Warga SMKN 1 Cianjur Peringati Hari Bersih-bersih Sedunia, Ratusan Kantong Sampah Terkumpul
Berita · Berita terkait

Di samping Yayat, penjual beduk lainnya, Muhammad Sukardi (32), juga mengalami penurunan penjualan beduk pada Ramadan tahun ini.

Sukardi mengungkapkan bahwa biasanya pada pertengahan bulan Ramadan, ia dapat menjual hingga 30 beduk, namun saat ini hanya berhasil menjual 15 beduk.

Harga beduk yang ditawarkan oleh Sukardi bervariasi tergantung pada jenis kulitnya, dengan harga berkisar antara Rp1.000.000 untuk kulit kerbau dan Rp8.000.000-Rp9.000.000 untuk kulit sapi.

Meskipun demikian, Sukardi bersyukur masih ada pembeli, namun penjualan yang dilakukannya masih di bawah ekspektasi.

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{