Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Pertanyakan Dana Desa, Ratusan Warga Geruduk Kantor Kades Wangunjaya Tuntut Transparansi

Terbit 7 Jul 2025 05:25 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Pertanyakan Dana Desa, Ratusan Warga Geruduk Kantor Kades Wangunjaya Tuntut Transparansi — Cianjur Update
Warga Wangunjaya Cugenang Tuntut Transparansi, Dana Desa 2021-2024 Dipertanyakan dalam Audiensi, (foto: Fauzi/cianjurupdate.com)

CIANJURUPDATE.COM – Suasana di Aula Desa Wangunjaya, Kecamatan Cugenang, memanas saat ratusan warga yang tergabung dalam Forum Masyarakat Bersuara menuntut kejelasan penggunaan anggaran desa.

Forum tersebut menggelar audiensi bersama pemerintah desa pada Senin (7/7/2025), untuk mempertanyakan laporan dan penggunaan Dana Desa dari tahun anggaran 2021 hingga 2024.

Bertempat di Aula Desa Wangunjaya, audiensi dimulai pukul 10.00 WIB dan dihadiri oleh Camat Cugenang, perwakilan Polsek dan Koramil, Kepala Desa Wangunjaya, serta aparatur desa lainnya. Situasi di lokasi menunjukkan tingginya antusiasme warga, tapi  hanya tiga orang perwakilan forum yang diperkenankan masuk ke ruang audiensi, sementara ratusan warga lainnya menunggu di luar dan mengikuti jalannya pertemuan melalui pengeras suara yang disediakan panitia.

Iklan sevilage

Tujuan utama audiensi ini adalah untuk mempertanyakan sejumlah laporan dan penggunaan Dana Desa dari tahun anggaran 2021 hingga 2024. Forum Masyarakat mempertanyakan transparansi dana di berbagai bidang. Di antaranya, mereka menyoroti dana pembangunan fisik seperti perbaikan jalan, dana Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), serta dana untuk kesehatan dan penanggulangan bencana pasca-gempa 2022.

Baca Juga
Terhimpit Rencana Agrowisata, Warga Ciseureuh Batulawang Cemas Kehilangan Tempat Tinggal dan Masa Depan Anak
Berita · Berita terkait

Selain itu, warga juga meminta kejelasan terkait anggaran ketahanan pangan, isu pemotongan insentif RT/RW sebesar Rp500 ribu, dan status tunggakan SPPT PBB yang dinilai tidak jelas karena tidak ada bukti pelunasan.

Kritik tajam pun dilontarkan oleh salah satu tokoh masyarakat yang mengkritisi janji kepala desa yang dinilai tak kunjung direalisasikan. Ia menyebutkan, pembangunan jalan di Kampung Tunagan sudah beberapa kali dijanjikan saat masa kampanye, namun hingga kini belum terealisasi.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Wangunjaya, Misbahudin, menyampaikan bahwa pembangunan di wilayah Tunagan sebenarnya telah masuk dalam prioritas anggaran tahun 2025 tahap kedua.

Ia menambahkan bahwa pembangunan tidak bisa difokuskan di satu titik saja untuk menghindari kecemburuan sosial. Namun, menurutnya, apabila terdapat kesepakatan bersama dari warga, pembangunan pada satu titik dimungkinkan.

Baca Juga
Ratusan Massa Gelar Aksi Tolak LGBT, Datangi Tiga Kafe di Cianjur
Berita · Berita terkait

Ketua Forum Masyarakat Bersuara, Rusdi Heryadi Tarigan, menegaskan bahwa anggaran desa dari tahun ke tahun mencapai ratusan juta rupiah, namun tidak disertai laporan penggunaan yang transparan.

Ia berharap pemerintah desa dapat menjelaskan dan membuka seluruh data penggunaan dana desa secara terbuka kepada masyarakat.

Audiensi dihentikan sementara pada pukul 12.00 WIB untuk istirahat dan dijadwalkan akan dilanjutkan kembali setelah waktu Dzuhur, menandakan bahwa pembahasan alot antara warga dan pemerintah desa masih akan berlanjut.

Editor : Indra Arfiandi

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Fauzi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{