Perkuat Kemitraan Antar Koperasi, Dekopinda Cianjur Temu Bisnis Pengusaha dan Lembaga Keuangan
CIANJURUPDATE.COM – Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Cianjur menggelar Temu Bisnis Koperasi di Bale Praja Pendopo Kabupaten Cianjur, Selasa (11/8). Kegiatan tersebut diikuti 55 koperasi sebagai upaya memperkuat kerja sama antarkoperasi serta membuka akses kemitraan dengan dunia usaha dan lembaga keuangan.
Ketua Dekopinda Cianjur, Herlan Firmansyah, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja Dekopinda dalam memfasilitasi kerja sama antarkoperasi maupun koperasi dengan badan usaha lainnya.
"Kita undang koperasi existing dan KDKMP. Karena keterbatasan ruangan, kita hanya mengundang 55 koperasi. Kita juga menghadirkan sejumlah mitra yang memiliki relasi dengan bisnis koperasi," ujar Herlan.

Sejumlah pihak yang dihadirkan dalam kegiatan tersebut antara lain LPDB Koperasi, Bank BJB, Bulog, serta perusahaan pemasok barang untuk gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP).
Herlan menyebut, berdasarkan data yang dimiliki, terdapat 2.235 koperasi berbadan hukum di Kabupaten Cianjur. Namun, koperasi yang masih aktif dinilai jauh lebih sedikit.
"Dari total tersebut, yang aktif mungkin sekitar 800 koperasi. Sementara yang melaksanakan RAT hanya sekitar 150 koperasi. Yang 150 ini yang setiap tahun RAT dan aktif usahanya, kita berdayakan dan kita ajak dalam kegiatan-kegiatan di Dekopinda," katanya.
Menurut Herlan, Dekopinda memiliki tiga peran utama yang dirangkum dalam konsep EFA, yakni edukasi, fasilitasi dan advokasi.
Dalam bidang edukasi, Dekopinda memberikan pelatihan, pendampingan, coaching hingga workshop kepada pengurus, pengawas dan anggota koperasi. Sementara fasilitasi dilakukan dengan mempertemukan koperasi dengan perbankan, dunia usaha maupun pemangku kepentingan lainnya.
"Untuk eksekusi, mereka langsung. Kita tidak punya otoritas dalam hal teknis, kita hanya memfasilitasi karena kita Dewan Koperasi," ujarnya.
Adapun dalam bidang advokasi, Dekopinda membantu koperasi yang menghadapi persoalan hukum, perpajakan maupun persoalan lainnya dengan menghubungkan mereka kepada pemerintah atau pemangku kepentingan terkait.
Herlan yang baru menjabat sebagai Ketua Dekopinda Cianjur sejak awal 2026 mengatakan, pihaknya masih membutuhkan waktu untuk mengukur perkembangan koperasi secara komprehensif.
Namun, ia menyebut mulai terlihat adanya peningkatan kepercayaan koperasi terhadap Dekopinda. Salah satunya ditunjukkan dengan semakin banyak koperasi yang membayar iuran organisasi.
"Per hari ini sudah ada 32 koperasi yang membayar iuran. Artinya sudah banyak yang antusias dan mulai ada kepercayaan. Kita juga sudah menggelar tiga kegiatan dan mereka hadir," katanya.
Ia berharap Temu Bisnis Koperasi dapat menjadi momentum untuk menunjukkan kehadiran Dekopinda dalam memberikan manfaat bagi koperasi di Kabupaten Cianjur.
"Kegiatan ini sebagai deklarasi bahwa Dekopinda itu hadir memberikan manfaat, ada di Cianjur. Sekarang terjawab bahwa Dekopinda memberikan aktivitas yang bermanfaat bagi mereka," pungkasnya.***
Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur
Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.


