Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Penampakan Ribuan Burung 'Kepung' Ciranjang, Pertanda Apa?

Terbit 14 Dec 2019 04:12 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Penampakan Ribuan Burung 'Kepung' Ciranjang, Pertanda Apa? — Cianjur Update

CIANJURUPDATE.COM, Ciranjang – Ribuan burung walet hinggap di atas Jalan Cianjur – Bandung, tepatnya depan Mapolsek Ciranjang setiap sore. Burung yang sering disebut momonot itu hinggap di atas kabel jaringan listrik, telepon dan di berbagai pohon.

Konon hal ini menjadi tanda bagi warga setempat akan datangnya musim hujan. Sebaliknya jika gerombolan burung menghilang dari Ciranjang pertanda akan datang musim kemarau.

Salah seorang warga Kampung Asrama Polisi, Iwan Yusup (52), menjelaskan, burung momonot yang tiap menjelang magrib datang hanya sekadar untuk nginap di atas kabel. Bagi warga, itu sudah lazim.

Iklan sevilage

Namun kadang burung yang hinggap membuat jengkel pemilik toko dan rumah di sekitarnya. Hal itu karena kotoran burung berceceran di depan toko, ruko, depan rumah milik warga. Terkadang pula menempel di mobil dan motor yang sedang parkir.

Baca Juga
Soal Konflik Antarpelajar di Cianjur, Pemda Dorong Kolaborasi Semua Lini
Berita · Berita terkait

“Pada warga yang sedang jalan- jalan, parkir kendaraan di sekitar Ciranjang pada waktu menjelang magrib sampai subuh, harus ekstra hati-hati. Bisa ketiban kotoran burung,” kata Iwan kepada Cianjur Update, Sabtu (14/12/2019).

Datang dan Hilang

Kepala Desa Ciranjang, Deden Ependi, menambahkan, burung momonot setiap tahun selalu datang ke Ciranjang hingga dijadikan pertanda hujan dan kemarau. Ribuan burung tersebut entah dari mana asalnya dan entah kemana menghilangnya.

“Datang dan hilang dengan tiba-tiba,” ucap Deden.

Baca Juga
Relawan Geram, Kebakaran Gunung Gede Pangrango Disebut Kondusif, Datangi Kantor BBTNGGP
Berita · Berita terkait

Deden meneruskan, fenomena hinggapnua burung momonot di Ciranjang ada sejak tahun 1990-han. Menurut informasi dari mulut ke mulut, gerombolan burung yang berada di Ciranjang, itu berasal dari Australia. Mereka terbang ke Ciranjang karena berdekatan dengan genangan Waduk Cirata, tepatnya Calingcing, Jangari, Babakan Garut dan genangan air lainnya.

“Sebaliknya, bila burung hilang dari Ciranjang, itu ekspansi lagi ke Australia dan akan terjadi musim kemarau. Keberadaan gerombolan burung di Ciranjang itu hanya sekitar dua sampai tiga bulan lamanya,” tandasnya.(ct5)

Reporter: Apip Samlawi
Editor: Reza Parahyangan

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{