Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Pemkab Cianjur Larang Masyarakat Mudik Lebaran 2021, Papajar Boleh Asalkan..

Terbit 29 Mar 2021 09:39 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Pemkab Cianjur Larang Masyarakat Mudik Lebaran 2021, Papajar Boleh Asalkan.. — Cianjur Update
LARANGAN MUDIK: Pemkab Cianjur melarang masyarakat Cianjur baik yang berada di daerah atau luar daerah untuk mudik pada lebaran Idul Fitri 2021.(Foto: Afsal Muhammad/cianjurupdate.com)

– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur larang masyarakat Cianjur baik yang berada di daerah atau luar daerah untuk mudik pada Lebaran Idul Fitri 2021 mendatang. Hal ini dilakukan demi mencegah penyebaran Covid-19.

Larangan mudik disampaikan langsung oleh Plt Bupati Cianjur H Herman Suherman. Bukan tanpa alasan, larangan ini muncul karena RT/RW zona kuning di Cianjur bertambah 1,5 persen. Sehingga RT/RW zona hijau di Cianjur berada di angka 98,5 persen.

“Mungkin akibat libur kemarin karena dampaknya langsung berturut-turut. Kedua saya paham karena mungkin masyarakat jenuh dengan pandemi Covid-19 ini,” tutur dia kepada Cianjur Update, Senin (29/3/2021).

Iklan sevilage

Dengan mendekati bulan Ramadan dan lebaran Idul Fitri 2021, lanjut Herman, pihaknya sepakat bersama pemerintah pusat dan provinsi untuk larang masyarakat mudik.

Baca Juga
Cianjur Jadi Tuan Rumah Gema Tunas V PKBM dan SKB Jabar, Siap Tekan Angka Tidak Sekolah Capai 46 Ribu
Berita · Berita terkait

“Ke seluruh masyarakat Cianjur khususnya yang rumahnya di luar Cianjur saya intruksikan, jangan mudik,” tegas dia.

Pihaknya pun akan gencar melakukan sosialisasi melalui Jumat Keliling (Jumling). “Saya pun akan mmbuat edaran lalu disampaikan ke DKM-DKM agar masyarakat tidak mudik,” sebut dia.

Namun, masyarakat Cianjur masih diperbolehkan melaksanakan budaya jelang puasa yaitu papajar. Tentunya, dilakukan dengan pembatasan dan penerapan protokol kesehatan.

Baca Juga
120 Becak Listrik Bantuan Presiden Segera Disalurkan kepada Pembecak di Cianjur
Berita · Berita terkait

“Papajar silakan saja tapi kapasitas wisata hanya diisi setengahya, penerapan protokol kesehatan lengkap dan ketat. Tidak melarang karena kita juga ingin ekonomi tumbuh,” kata dia.

Termasuk salat tarawih, Herman menegaskan, pihaknya tidak melarang masyarakat untuk beribadah. Namun, penerapan protokol kesehatan harus diutamakan.

“Silakan saja (salat tarawih, red) tidak dilarang. Yang dilarang itu yang pakai karpet, copot dulu karpetnya. Sediakan thermogun, tempat cuci tangan juga,” tandasnya.(afs/rez)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{