Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Pelajar SMA di Cianjur Tak Mau Sekolah Karena Dibully

Terbit 16 Sep 2022 06:32 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Pelajar SMA di Cianjur Tak Mau Sekolah Karena Dibully — Cianjur Update
Pelajar SMA di Cianjur Tak Mau Sekolah Karena Dibully.(Foto: Pexels.com)

CIANJURUPDATE.COM, Cianjur – Seorang perempuan pelajar SMA negeri di Kabupaten Cianjur, tak mau sekolah lagi karena diduga mendapat perlakuan tak menyenangkan dari guru hingga dibully atau mendapat perundungan dari teman-temannya.

Pelajar perempuan berinisial RG tersebut duduk di kelas 11. Sejak lahir ia mendapat tanda lahir hitam di bagian tangannya yang selalu ia sembunyikan dengan jaket almamater atau sapu tangan.

Kamis (15/9/2022) sekitar pukul 10.00 WIB, RG bertemu dengan seorang guru SL di lapangan. Guru tersebut sedang memeriksa kerapihan, ia hendak memeriksa kuku tangan siswi tersebut, namun ditutupi dengan jaket almamater karena di tangan siswi tersebut terdapat tanda hitam.

Iklan sevilage

Namun guru tersebut memaksa membukanya, padahal siswi tersebut meminta untuk diperiksa terpisah karena malu dan khawatir dan mendapatkan ejekan dari temannya.

Baca Juga
Cianjur Karate Championship 2026 Diikuti 1.327 Peserta, Juara Pertama Berpeluang Dapat Beasiswa
Berita · Berita terkait
BACA JUGA: P2TP2A Cianjur Terima Empat Laporan Kasus Bullying di Sekolah

Namun sang guru tetap menarik jaket almamater hingga tangan RG pun terlihat sama teman lainnya. Padahal sahabat RG sudah memberitahu sang guru agar RG diperiksa terpisah di ruangan.

“Ia langsung menelepon pamannya sambil menangis,” ujar ayah RG, Gagan Sugandi (40), setelah mendatangi pihak sekolah, Jumat (16/9/2022).

Gagan tak terima anaknya diperlakukan seperti itu, pasalnya ia melihat anaknya selalu rajin sekolah dan tak pernah membuat ulah.

“Sekarang tak mau sekolah karena malu sama teman-temannya,” terangnya.

Baca Juga
Cianjur Jadi Tuan Rumah Gema Tunas V PKBM dan SKB Jabar, Siap Tekan Angka Tidak Sekolah Capai 46 Ribu
Berita · Berita terkait

Gagan sudah mendengar permintaan maaf dari guru bersangkutan dan kabarnya akan mendatangi rumahnya. Namun bukan hal seperti itu yang ia inginkan.

Ia menginginkan guru tersebut meminta maaf kepada anaknya di hadapan semua pelajar dan guru.

“Kejadiannya di lapangan di depan semua guru dan murid, permintaan maafnya juga harus di hadapan guru dan murid juga,” pungkasnya.(iki)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{