Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

P2TP2A Cianjur: KDRT yang Menimpa Sarah Masuk Penganiayaan Berat

Terbit 23 Nov 2021 04:18 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
P2TP2A Cianjur: KDRT yang Menimpa Sarah Masuk Penganiayaan Berat — Cianjur Update
KDRT: P2TP2A Cianjur sebut peristiwa KDRT yang menimpa almarhumah Sarah masuk dalam penganiayaan berat. (Foto: Istimewa)

CIANJURUPDATE.COM, Cianjur – Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Cianjur menyayangkan adanya peristiwa kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) hingga meninggal yang menimpa almarhumah Sarah.

Pasalnya, selama 2021, kasus KDRT yang menyebabkan meninggal dunia baru terjadi satu kasus dan satu lagi kekerasan dalam pacaran.

“Apapun yang dilakukan suaminya itu adalah tindak kriminal dan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Karena masuk dalam penganiayaan berat sampai hilangnya nyawa seseorang,” ujar Ketua Harian P2TP2A Cianjur, Lidya Indayani Umar kepada wartawan, Senin (22/11/2021).

Baca Juga
Tingkatkan Kesadaran Keselamatan Ketenagalistrikan, PLN Cianjur Edukasi Warga tentang Penggunaan Listrik yang Aman
Berita · Berita terkait
Iklan sevilage

Berdasarkan informasi, lanjut dia, air keras menempel di badan korban hingga membuat luka serius di sekujur tubuhnya.

“Tentunya, peristiwa tersebut sangat tragis dan menyedihkan bagi kaum perempuan. Namun, apapun yang sudah disampaikan, proses hukumnya harus kita kawal bersama,” jelas Lidya.

Ia mengungkapkan, kasus KDRT di Cianjur selama 2021 tidak banyak, sementara kekerasan psikis hanya 3 kasus.

Baca Juga
Pasien Panik, Babi Hutan Masuk Puskesmas Campaka Cianjur
Berita · Berita terkait

“Terus kalau yang lainnya persetubuhan anak. Kalau KDRT sedikit, dan kekerasan fisik yang mengakibatkan orang meninggal saya lihat baru satu kasus. Satunya lagi kekerasan dalam pacaran yang pacarannya dibakar. Itu bukan KDRT, tapi kekerasan dalam pacaran,” ungkap Lidya.

Jadi, lanjut dia, untuk tingkatan kekerasan dalam rumah tangga, kekerasan fisik dan psikis yang banyak melapor kepada kami.

“Itu kebanyakan ada yang fisik tapi tidak mengakibatkan luka berat, cuman fisik adu mulut dan akhirnya jadi fisik, terus akhirnya jadi psikis,” tutupnya.(afs/sis)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{