Musim Hujan Tiba, BPBD Cianjur Siagakan Pengawasan Titik Rawan Banjir
CIANJURUPDATE.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, memperketat pemantauan kawasan berpotensi banjir seiring awal musim hujan setelah sejumlah permukiman sempat tergenang.
Langkah tersebut disampaikan Kepala BPBD Cianjur Iwan Karyadi pada, Minggu (01/11).
Ia mengimbau warga segera melakukan antisipasi dengan mengangkat tumpukan sampah dari drainase serta aliran sungai agar tidak menyumbat arus air.

Imbauan itu berkaca pada peristiwa di Desa Ciherang, Kecamatan Pacet. Luapan sungai di lokasi tersebut menggenangi belasan hunian, dua di antaranya mengalami kerusakan berat hingga penghuni bersama keluarganya harus mengungsi sementara.
"Meski belum merata, namun curah hujan di wilayah utara Cianjur seperti Cugenang, Pacet, Cipanas, dan Sukaresmi, sudah mulai tinggi dengan intensitas lebih dari satu jam, sehingga dapat memicu terjadinya bencana alam," katanya.
Warga yang bermukim di kawasan rentan diminta konsisten menjaga kebersihan lingkungan sekaligus peka terhadap gejala alam sebagai pertanda potensi bencana. Kewaspadaan dini dinilai penting untuk menekan risiko korban maupun kerugian.
Menurut dia, hampir seluruh Cianjur tergolong zona merah kebencanaan dari utara sampai selatan. Di bentangan itu terdapat aliran sungai serta lereng tebing yang mudah ambruk ketika diguyur hujan lebat.
Ratusan personel sukarela yang tersebar pada 360 desa dan kecamatan di Cianjur kini disiagakan. Mereka bertugas mengawasi kondisi lapangan, meneruskan laporan, bertindak cepat saat kejadian, hingga mengevakuasi warga bila terlihat isyarat bencana.
"Kami siagakan seluruh relawan yang ada, termasuk untuk membantu masyarakat membersihkan saluran air dan sungai dari sampah, sehingga saat hujan turun airnya tidak terhambat sehingga dapat merendam perkampungan," katanya.
Pihaknya meminta jajaran kecamatan beserta pemerintah desa menggerakkan hal serupa. Warga diajak menggelar kerja bakti membersihkan lingkungan secara berkala setiap pekan demi mencegah beragam jenis bencana.
Selain itu, koordinasi dijalin dengan dinas terkait di Pemkab Cianjur, Pemprov Jabar, hingga pusat. Sinergi tersebut mencakup penyiagaan personel beserta alat berat pada beberapa lokasi rawan agar penanganan darurat bisa dilakukan segera ketika bencana muncul.***
Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur
Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.


