Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Pendidikan

Miris, Ratusan Siswa SDN Sukawangi 2 Cianjur Terpaksa Belajar Lesehan Akibat Ketiadaan Meja dan Kursi

Terbit 23 Jul 2025 09:50 WIB · 2 menit dibaca
Bagikan
Miris, Ratusan Siswa SDN Sukawangi 2 Cianjur Terpaksa Belajar Lesehan Akibat Ketiadaan Meja dan Kursi — Cianjur Update
Miris! Ratusan siswa SDN Sukawangi 2 di Warungkondang, Cianjur, terpaksa belajar lesehan di lantai karena sekolah belum memiliki meja dan kursi. (foto: Fauzi/Cianjur Update)

CIANJURUPDATE.COM – Pemandangan memprihatinkan terlihat di SDN Sukawangi 2, Desa Sukawangi, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur. Di tengah semangat menuntut ilmu, ratusan siswa di empat ruang kelas terpaksa harus mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan duduk di lantai atau lesehan karena ketiadaan fasilitas dasar seperti meja dan kursi.

Kondisi ini terpantau langsung pada Selasa (22/7/2025), di mana ruang kelas III, IV, V, dan VI sama sekali belum dilengkapi sarana mebeler yang memadai. Sementara itu, kelas I dan II hanya diisi oleh kursi-kursi tua yang sudah tak layak pakai, sebagian di antaranya merupakan sisa bantuan pasca-gempa yang diperbaiki seadanya oleh pihak sekolah.

Keluhan Fisik dan Gangguan Konsentrasi

Ketiadaan fasilitas ini berdampak langsung pada kondisi fisik dan psikis para siswa. Wali Kelas V, Bagus Auliarahman, menyuarakan keprihatinan mendalam atas apa yang dialami anak didiknya setiap hari. Menurutnya, keluhan karena harus belajar tanpa alas yang layak sudah menjadi hal biasa.

Iklan sevilage

“Anak-anak sering mengeluh karena harus duduk lesehan. Mereka merasa pegal, dan ini juga berdampak pada kesehatan karena posisi membungkuk terlalu lama. Konsentrasi belajar juga terganggu, bahkan kadang siswa belajar sambil berbaring karena kelelahan,” ujar Bagus.

Baca Juga
Srikandi PLN UP3 Cianjur Goes To School Hadir di SMKN 1 Sukaluyu Cianjur, Edukasi Kelistrikan dan Digitalisasi Layanan PLN
Pendidikan · Berita terkait

Dengan total 189 siswa yang terbagi dalam rombongan belajar berisi sekitar 30 anak per kelas, para guru harus mengeluarkan tenaga ekstra untuk menjaga fokus dan semangat belajar siswa dalam kondisi yang serba terbatas.

“Untuk membuat siswa fokus belajar dalam kondisi seperti ini membutuhkan waktu dan usaha ekstra dari guru,” tambah Bagus.

Penantian Panjang Bantuan yang Tak Kunjung Tiba

Pihak sekolah bukannya tanpa usaha. Bagus mengungkapkan bahwa permohonan bantuan mebeler telah diajukan berulang kali kepada pihak terkait sejak tahun 2022. Bahkan, ia menyebut sudah ada pihak eksternal yang datang untuk meninjau langsung dan berjanji akan menjembatani bantuan, namun hingga kini janji tersebut belum terealisasi.

Kondisi ini tidak hanya menimpa ruang belajar siswa. “Ruang guru pun tidak memiliki perlengkapan,” ungkapnya.

Baca Juga
Terangi Negeri dengan Semangat Pancasila, PLN UP3 Cianjur Hadirkan Listrik bagi Pesantren Nurul Hikmah
Pendidikan · Berita terkait

Harapan besar kini disandarkan pada Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Cianjur.

“Kami berharap, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Cianjur segera merespons dan memberikan bantuan mebeler. Harapan kami, sekolah ini bisa diperhatikan dan difasilitasi secara layak, agar proses belajar mengajar berjalan maksimal,” ujarnya penuh harap.

Suara Hati Siswa: “Punggung Saya Sakit”

Jeritan hati juga datang dari para siswa yang setiap hari harus berjuang dengan rasa tidak nyaman. April (10), seorang siswi kelas IV, dengan polos mengungkapkan keinginannya untuk bisa merasakan belajar dengan normal seperti teman-temannya di sekolah lain.

“Kalau belajar sering membungkuk untuk menulis, kadang punggung saya sakit kalau terlalu lama. Lantainya juga dingin,” tutur April saat ditemui di ruang kelasnya.

Baca Juga
Pelepasan Peserta Didik PKBM Sarbini Berlangsung Meriah, 132 Siswa Resmi Lulus
Pendidikan · Berita terkait

Ia mengaku sudah terbiasa dengan kondisi ini sejak naik ke kelas III. Meski begitu, impian untuk memiliki fasilitas yang layak tidak pernah padam.

“Saya ingin ada meja tulis dan bangku, supaya bisa belajar seperti sekolah-sekolah lainnya,” tutupnya.***

Editor: Indra Arfiandi

Makin Tahu Indonesia

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Fauzi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{