Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Maenpo Cianjur Makin Banyak Peminat, tapi Perhatian Pemerintah Dinilai Belum Signifikan

Terbit 28 Oct 2021 08:43 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Maenpo Cianjur Makin Banyak Peminat, tapi Perhatian Pemerintah Dinilai Belum Signifikan — Cianjur Update
MAENPO: Maenpo Cianjur makin banyak peminat, namun perhatian pemerintah dinilai masih belum signifikan. (Foto: Afsal Muhammad/cianjurupdate.com)

CIANJURUPDATE.COM, Cianjur – Pengurus Perguruan Paguron Pencak Silat Cahaya Paroman Cianjur, Muhammad Yunus mengatakan, Maenpo sebagai salah satu dari tiga pilar budaya masih tetap eksis di internal masing-masing perguruan.

Namun, lanjutnya, di tengah gempuran budaya luar, perkembangan Maenpo memang memiliki tantangan tersendiri. Ditambah perhatian pemerintah yang dinilai belum signifikan.

“Cuma, kalau berbicara masalah perhatian dari pemerintah itu belum signifikan, hanya di bagian-bagian tertentu saja,” ujarnya kepada Cianjur Iklan sevilage

Meskipun demikian, Yunus meyakini, bahwa pemerintah pun memberikan dukungan penuh terhadap perkembangan Maenpo yang kini tidak hanya tenar di Jawa Barat.

Baca Juga
Cianjur Karate Championship 2026 Diikuti 1.327 Peserta, Juara Pertama Berpeluang Dapat Beasiswa
Berita · Berita terkait

“Kalau saya lihat, justru sekarang banyak peminat yang penasaran ingin belajar. Karena berbicara masalah kondisi, memang banyak yang senang dengan hal modern, tapi tidak sedikit juga yang lebih memilih silat atau Maenpo,” kata Yunus.

Selain itu, ia menjelaskan, banyak masyarakat milenial yang kini tidak bisa membedakan mana silat dan mana Maenpo. Padahal, keduanya adalah satu keutuhan yang padu.

“Sekarang bisa diperhatikan di sosial media seperti YouTube, mereka banyak berkarya. Mereka pun bisa mempresentasikan apa itu Maenpo,” ujar Yunus.

Baca Juga
Cianjur Jadi Tuan Rumah Gema Tunas V PKBM dan SKB Jabar, Siap Tekan Angka Tidak Sekolah Capai 46 Ribu
Berita · Berita terkait

Soal perhatian pemerintah terhadap Maenpo, Yunus mengatakan, pemerintah desa dan kecamatan setempat kerap lebih aktif memberikan dukungan. Walaupun hanya sekadar bimbingan dan imbauan.

“Kalau langsung dari kabupaten itu mohon maaf masih belum kerasa,” ungkap Yunus.

Perguruan Paguron Cahaya Paroman yang dirintis sejak 1980 ini, lanjutnya, belum pernah sekalipun dikunjungi oleh Bupati Cianjur secara khusus untuk pengembangan Maenpo.

Baca Juga
120 Becak Listrik Bantuan Presiden Segera Disalurkan kepada Pembecak di Cianjur
Berita · Berita terkait

“Tapi kalau berkunjung ke pimpinan pondok pesantren itu ada,” ucap Yunus.

Maka dari itu, ia berharap, para tokoh Maenpo di Cianjur bisa bersatu menjadi akar yang menumbuhkan daun. Artinya, menjadi tokoh yang bisa melahirkan generasi baru di dunia Maenpo.

“Pada tingkatan tertentu, silat itu sudah tidak berbicara bela diri, tapi sadar diri untuk mencari jati diri. Silat ini menjadi proses, mau apa kita di sini, tujuan kita mengolah generasi supaya menjadi tokoh silat berikutnya,” tutupnya.(afs/sis)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{